Tidur dengan Lampu Menyala, Baik atau Buruk untuk Kesehatan?
- 16 Jun 2026 05:47 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari- Banyak orang terbiasa tidur dengan lampu menyala, baik karena merasa lebih nyaman maupun karena takut berada dalam kegelapan. Namun, dari sisi kesehatan, para ahli umumnya menyarankan untuk tidur dalam kondisi ruangan yang gelap.
Saat malam hari, tubuh secara alami memproduksi hormon melatonin yang berperan mengatur siklus tidur. Paparan cahaya saat tidur, terutama cahaya terang, dapat menghambat produksi melatonin sehingga kualitas tidur menjadi kurang optimal. Akibatnya, seseorang bisa lebih mudah terbangun di malam hari dan merasa kurang segar saat bangun pagi.
Tidur dengan lampu menyala juga dapat memengaruhi ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini berpotensi menyebabkan gangguan pola tidur, menurunkan konsentrasi, serta memengaruhi suasana hati.
Melansir dari Sleep Foundation tidak semua orang harus tidur dalam kegelapan total. Sebagian orang, seperti anak-anak atau mereka yang merasa cemas saat gelap, dapat menggunakan lampu tidur dengan cahaya redup. Lampu berwarna hangat dan tidak terlalu terang dinilai lebih ramah bagi kualitas tidur dibandingkan lampu putih yang terang.
Selain mematikan lampu utama, penggunaan gawai seperti ponsel, tablet, atau televisi menjelang tidur juga sebaiknya dibatasi. Cahaya biru yang dipancarkan perangkat elektronik dapat mengganggu proses tubuh untuk memasuki fase tidur.
Pada akhirnya, tidur dalam kondisi ruangan gelap tetap menjadi pilihan terbaik untuk membantu tubuh mendapatkan istirahat yang berkualitas. Jika membutuhkan penerangan, gunakan lampu tidur yang redup agar kenyamanan dan kesehatan tetap terjaga.
Sumber : Sleep Foundation
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....