Kulit dan Rambut Putih Tak Selalu Biasa
- 07 Mei 2026 22:04 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Albinisme atau albino merupakan kondisi genetik langka yang menyebabkan tubuh memiliki sedikit atau bahkan tidak memiliki pigmen melanin. Akibatnya, penderita albinisme umumnya memiliki warna kulit, rambut, dan mata yang lebih terang dibanding orang lain.
Mengutip penjelasan dari Mayo Clinic, albinisme terjadi karena adanya mutasi gen yang memengaruhi produksi melanin, pigmen yang berfungsi memberi warna pada kulit, rambut, dan mata.
Selain memengaruhi warna tubuh, albinisme juga sering berkaitan dengan gangguan penglihatan. Penderitanya dapat mengalami mata sensitif terhadap cahaya, gerakan mata yang tidak terkontrol, hingga penurunan kemampuan melihat.
| Baca juga: Cara Mencegah Jerawat agar Kulit Tetap Sehat |
Menurut National Health Service (NHS), albinisme bukan penyakit menular dan umumnya sudah terlihat sejak lahir. Kondisi ini dapat terjadi pada semua kelompok etnis dan diturunkan dari kedua orang tua melalui faktor genetik.
Karena minimnya melanin, kulit penderita albinisme juga lebih rentan mengalami kerusakan akibat paparan sinar matahari. Risiko terkena kanker kulit menjadi lebih tinggi apabila tidak menggunakan perlindungan yang tepat.
Sementara itu, laman Cleveland Clinic menjelaskan bahwa penderita albinisme dapat hidup sehat dan beraktivitas normal dengan perawatan yang tepat, seperti rutin menggunakan tabir surya, mengenakan pakaian pelindung, dan melakukan pemeriksaan mata secara berkala.
Pakar kesehatan juga mengingatkan pentingnya edukasi kepada masyarakat untuk menghilangkan stigma terhadap penderita albinisme. Kurangnya pemahaman sering membuat penderita mengalami diskriminasi maupun perundungan di lingkungan sosial.
Dukungan keluarga, akses kesehatan, dan lingkungan yang inklusif dinilai sangat penting agar penyandang albinisme dapat tumbuh dengan percaya diri dan memperoleh hak yang sama dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....