Takut Mandi? Ini Gejala Ablutophobia yang Mengejutkan!

  • 24 Jan 2026 18:34 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari: Mandi adalah sebuah kewajiban sebagai makhluk hidup, mandi berfungsi untuk membersihkan tubuh dari segala kotoran tetapi tahukah anda bahwa ada sebuah fobia yang dimana penderitanya takut untuk mandi.

Dalam artikel kali ini akan di bahas tentang Ablutophobia, yang ditandai dengan ketakutan atau kecemasan yang sangat kuat dan tidak rasional terhadap mandi, mencuci, atau membersihkan diri. Ketakutan ini jauh lebih dari sekadar enggan mandi penderita akan merasa distress (kecemasan berat) yang nyata dan menghindari mandi secara aktif, bahkan akibatnya bisa mengganggu kehidupan sehari-hari.

Dilansir dari osmosis.org Istilah ablutophobia berasal dari bahasa Latin ablutio yang berarti “mencuci” atau “membersihkan”, dan phobia yang berarti ketakutan, fobia ini termasuk dalam kelompok gangguan kecemasan (anxiety disorders) dengan penghindaran yang kuat terhadap mandi, mencuci, atau kegiatan lain yang berkaitan dengan air dan kebersihan.

Adapun gejalanya fisik, emosi dan perilaku yang silansir dari medical news today adalah:

  1. Detak jantung cepat atau palpitasi
  2. Sesak napas atau kesulitan bernapas
  3. Pusing atau merasa hampir pingsan
  4. Berkeringat, gemetar, atau mual
  5. Rasa panas atau dingin yang tiba-tiba, Semua ini bisa muncul bahkan hanya dengan berpikir tentang mandi.
  6. Kecemasan ekstrem dan panik
  7. Keinginan kuat untuk menghindari mandi
  8. Gangguan konsentrasi atau ketakutan kehilangan kontrol
  9. Interferensi signifikan dengan kehidupan sehari-hari (misalnya tidak mandi selama berhari-hari)

Adapun fobia ini dapat disebabkan oleh Seseorang mungkin mengembangkan fobia ini setelah mengalami kejadian negatif seputar mandi atau air, seperti hampir tenggelam atau pengalaman yang menakutkan saat mandi di masa kecil.

Beberapa orang mungkin secara biologis lebih rentan terhadap kecemasan dan fobia jika ada riwayat keluarga dengan gangguan serupa, Melihat orang lain sangat takut terhadap mandi atau air, atau mengalami kondisi mandi yang tidak nyaman (misalnya suhu air yang sangat dingin), dapat membentuk asosiasi negatif yang terus bertahan. Adapun pengobatannya dengan cara terapi psikologis, teknik Rrelaksasi, dan medikasi ( obat).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....