Bupati Bintuni Tinjau Sekolah jelang Kunjungan Menteri Pendidikan

  • 21 Mei 2026 14:19 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Bintuni — Menjelang kedatangan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah pada akhir Mei 2026, Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy meninjau sejumlah sekolah penerima Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dari Presiden Prabowo Subianto. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sekolah yang telah direvitalisasi melalui program peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.

Peninjauan dilakukan di SD Negeri Terpadu Bintuni, SMP Negeri 2 Manimeri, dan SD Negeri 3 Manimeri Kamis (21/5/2026). Sekolah-sekolah tersebut menjadi bagian dari program revitalisasi pendidikan yang difokuskan pada perbaikan fasilitas belajar, digitalisasi pembelajaran, dan pengembangan sekolah unggulan.

Bupati Yohanis Manibuy mengatakan, kunjungan itu merupakan bagian dari persiapan menyambut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Abdul Mu'ti yang dijadwalkan tiba di Teluk Bintuni pada 29 Mei mendatang. “Kami sudah mengunjungi dua sekolah dan nanti akan diputuskan sekolah mana yang menjadi lokasi peresmian,” ujar Yohanis kepada wartawan.

Ia menambahkan, kunjungan menteri nantinya diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi Teluk Bintuni untuk memperoleh tambahan program pembangunan pendidikan, termasuk sekolah terintegrasi, sekolah rakyat, dan sekolah Garuda. Menurutnya, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan untuk mendukung pengembangan sekolah terintegrasi untuk menyambut program ini.

“Kita ingin Bintuni menjadi kota pendidikan. Karena itu kami terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan bersama para guru dan seluruh stakeholder,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan seluruh sekolah. Hal ini dimaksudkan selain menjaga kebersihan lingkungan sekolah juga membangun budaya hidup bersih bersama para siswa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Teluk Bintuni Henry Kapuangan mengatakan, pada tahun 2025 terdapat 10 sekolah di Teluk Bintuni yang menerima program revitalisasi PHTC. Sekolah-sekolah tersebut tersebar di Distrik Bintuni, Manimeri, Moskona, dan Babo.

“Untuk tahun 2026, Teluk Bintuni kembali mendapatkan program revitalisasi untuk 22 sekolah yang tersebar di delapan distrik,” jelas Henry.

Ia menuturkan anggaran program revitalisasi ini langsung diberikan pemerintah pusat ke sekolah. Untuk pembangunannya langsung dilakukan oleh pihak sekolah. Henry menyebut keberhasilan daerah mendapatkan program tersebut tidak terlepas dari peningkatan kualitas data pokok pendidikan (Dapodik) yang kini semakin baik.

“Kami bersyukur karena kualitas Dapodik kita sudah memenuhi standar. Ini menjadi salah satu syarat utama untuk memperoleh program revitalisasi sekolah,” ujarnya.

Henry menegaskan, pemerintah daerah terus berkomitmen mewujudkan pendidikan inklusif sesuai visi dan misi Bupati Teluk Bintuni, sehingga pemerataan fasilitas pendidikan dapat dirasakan hingga seluruh wilayah. Di sisi lain, Kepala SMP Negeri 2 Manimeri Floriba Hurim menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah atas bantuan revitalisasi yang diterima sekolahnya.

“Kami sangat bersyukur karena melalui program ini sekolah kami mendapat fasilitas yang sebelumnya belum ada, seperti Laboratorium IPA, UKS, dan perpustakaan,” katanya.

Floriba berharap perhatian pemerintah terhadap sekolah-sekolah di daerah terus berlanjut demi meningkatkan kualitas pendidikan di Teluk Bintuni. “Saat ini kami memiliki 127 siswa dengan enam rombongan belajar. Kami berharap ke depan sekolah kami semakin diperhatikan,” Ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....