Wabup Joko Lingara Serukan Kedamaian saat Iduladha 1447 Hijriah

  • 27 Mei 2026 08:46 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Bintuni- Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Baitul Amin Kampung Banjar Ausoy (SP 4), Kabupaten Teluk Bintuni, Rabu 27 Mei 2026. Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana memperkuat keimanan, menjaga kedamaian, serta mendukung pembangunan daerah melalui visi SERASI.

Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Baitul Amin Kampung Banjar Ausoy (SP 4). Lokasi sholat Wakil Bupati tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang dipusatkan di Masjid SP 5.

Wakil Bupati Joko Lingara Salaman dengan Masyarakat usai Sholat Idul Adha 1447 Hijriyah (Foto: RRI/Dina)

Usai pelaksanaan sholat, Joko Lingara menyampaikan harapannya agar perayaan Idul Adha menjadi jalan terbukanya rezeki yang berkah bagi masyarakat Teluk Bintuni. Ia juga mengajak seluruh umat beragama untuk terus menjaga keharmonisan dan mendukung program pembangunan pemerintah daerah.

“Semoga seluruh umat di Teluk Bintuni hidup dalam kedamaian sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati yaitu SERASI. Masyarakat juga diharapkan selalu taat menjalankan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya,” ujar Joko Lingara kepada wartawan.

Wakil Bupati Teluk Bintuni Joko Lingara Menyerukan Kedamaian dalam Moment Idul Adha 1447 Hijriyah (Foto: RRI/Dina)

Ia menambahkan, semangat Idul Adha harus menjadi motivasi bagi masyarakat untuk memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan semangat pengorbanan demi kemajuan daerah.

Sholat Idul Adha di Masjid Baitul Amin dipimpin Imam Ustad Sukroni dengan Bilal Saiful Amal. Sementara khutbah Idul Adha disampaikan Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI), Sulaiman Rumokas.

Dalam khutbahnya, Sulaiman Rumokas menekankan pentingnya meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Menurutnya, nilai kurban tidak hanya dimaknai melalui penyembelihan hewan, tetapi juga pengendalian hawa nafsu serta keikhlasan dalam beribadah dan berbagi kepada sesama.

Ia menyampaikan beberapa hikmah Idul Adha, di antaranya pentingnya peran orang tua dalam membentuk anak yang saleh dan salehah, melaksanakan perintah Allah dengan penuh kepatuhan, menjauhi godaan setan, serta menghilangkan sifat sombong dalam diri manusia.

“Hendaknya Hari Raya Idul Adha digunakan untuk berkorban bagi negeri yang kita cintai, sebab pengorbanan Nabi Ibrahim merupakan pengorbanan terbesar dalam sejarah manusia,” kata Sulaiman.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan para pemimpin dan seluruh elemen politik di Teluk Bintuni agar mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.

Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan program SERASI, sekaligus membangun Teluk Bintuni yang damai, religius, dan sejahtera.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....