Gaya Merangkak Bayi Ternyata Beragam dan Unik
- 23 Mar 2026 19:14 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari- Setiap bayi punya cara sendiri untuk belajar bergerak, termasuk saat mulai merangkak. Jangan heran kalau gaya merangkak si kecil terlihat “aneh” atau berbeda dari bayi lain. Justru, itu bagian dari proses belajar mereka yang seru dan unik.
Biasanya, bayi mulai merangkak di usia sekitar 6 sampai 10 bulan. Tapi ingat, tidak semua bayi harus melalui tahap ini dengan cara yang sama.
Yuk, kenali beberapa gaya merangkak bayi yang sering terjadi!
1. Merangkak Normal (Klasik)
Ini yang paling sering kita lihat. Bayi bergerak dengan kedua tangan dan lutut secara bergantian. Badannya sejajar dengan lantai, dan gerakannya sudah cukup stabil.
| Baca juga: Review Ghost in the Cell Film Joko Anwar |
2. Merayap ala Tentara
Gaya ini lucu banget! Bayi bergerak sambil menempelkan perut ke lantai, seperti tentara yang sedang menyelinap. Mereka menarik tubuh dengan tangan, sementara kaki membantu mendorong.
3. Jalan Mundur Dulu
Ada juga bayi yang malah mundur sebelum bisa maju. Tenang, ini normal kok. Mereka sedang belajar mengatur gerakan tubuhnya.
4. Geser Duduk (Scooting)
Beberapa bayi lebih suka duduk sambil “menggeser” tubuhnya ke depan pakai tangan. Kakinya jarang dipakai. Uniknya, ada bayi yang dari gaya ini langsung belajar berjalan tanpa merangkak klasik.
5. Gaya Beruang
Bayi merangkak dengan tangan dan kaki lurus, tanpa lutut menyentuh lantai. Kelihatannya seperti mini “beruang” yang lagi jalan. Butuh tenaga ekstra, tapi tetap normal.
6. Merangkak Samping
Gerakannya bukan lurus ke depan, tapi ke samping atau miring. Meski terlihat beda, ini juga bagian dari eksplorasi bayi.
Sebenarnya, setiap bayi berkembang dengan ritmenya sendiri. Jadi, selama si kecil aktif, mau bergerak, dan terlihat sehat, orang tua tidak perlu panik.
Tapi, ada baiknya mulai waspada kalau:
• Bayi belum mencoba bergerak sama sekali di usia 10 bulan
• Gerakannya terlihat sangat kaku atau lemah
• Hanya menggunakan satu sisi tubuh saja
Kalau ragu, nggak ada salahnya konsultasi ke tenaga kesehatan.
Tidak ada istilah “salah” dalam gaya merangkak bayi. Semua itu bagian dari proses belajar mereka untuk mengenal tubuh dan lingkungan sekitar. Tugas orang tua cukup mendampingi, memberi ruang, dan memastikan si kecil aman saat bereksplorasi.
Karena di balik setiap gerakan kecil itu, ada langkah besar menuju tumbuh kembang yang sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....