Pengembangan branding kopi Manokwari
- 11 Agt 2026 03:05 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari-Setiap daerah punya cara untuk memperkenalkan dirinya, dan Manokwari bisa menyeduh cerita itu melalui kopi. Berawal dari kebun yang dikelola masyarakat hingga sajian di tangan barista, kopi lokal berpeluang menjadi bagian dari identitas produk dan citra daerah.
Bupati Manokwari Hermus Indou yang hadir dalam Festival Kopi Manokwari 2026, (7/8/2026), mengatakan potensi kopi harus dikembangkan tidak hanya sebagai komoditas perkebunan, tetapi juga sebagai produk yang memiliki nilai dan karakter khas Manokwari. Upaya tersebut membutuhkan penguatan kualitas, pengolahan, kemasan, branding hingga pemasaran.
Menurut Hermus, Manokwari memiliki potensi sebagai daerah penghasil kopi di Papua Barat selain Pegunungan Arfak, dengan luas pengembangan sekitar 30 hektare. Potensi itu menjadi modal untuk membangun produk kopi lokal yang mampu bersaing di pasar sekaligus membawa nama Manokwari.
Festival Kopi Manokwari 2026 menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan potensi tersebut kepada masyarakat. Kegiatan yang digagas Komunitas Kopi Manokwari itu berlangsung di Manokwari City Mall pada 7-9 Agustus 2026.
| Baca juga: Usaha yang Cocok untuk Gen Z |
Sementara itu, Ketua Komunitas Kopi Manokwari Roland Raweyai mengatakan festival bukan hanya tempat memperkenalkan produk kopi, tetapi juga menjadi ruang bagi pelaku kopi untuk meningkatkan kualitas layanan dan kemampuan meracik minuman. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kopi yang semakin kuat.
Pengembangan branding kopi Manokwari diharapkan tidak berhenti pada kemasan atau nama produk. Lebih jauh, setiap cangkir kopi dapat membawa cerita tentang petani, alam, budaya dan potensi ekonomi masyarakat Manokwari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....