Strategi Bisnis Kue untuk Entrepreuner Muda

  • 12 Feb 2026 16:57 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari : Fandy Liberthus Manalip, pemilik Hei Donut & Cream Puff di Manokwari memilih bisnis donat & cream puff bersama sang istri yang sama-sama menyenangi jalan- jalan dan kuliner, Fandy merasa penganan yang ia rasakan kurang dengan selera lidahnya, diawali dengan susah mendapatkan konsumen , seiring kompetitor yang banyak di Manokwari dengan produk yang serupa.

Dari awal berbisnis kuliner seiring waktu berjalan, banyak profesi yang sudah berganti dijalankan , dan dari hal tersebut ada hal yang dipelajari intinya , Fandy bersama istri membuat strategi harus buat produk yang gampang diingat dan dikenali.

Fandy melakukan riset , mengumpulkan data dengan cara mengumpulkan 10 orang untuk merasakan produknya untuk bisa menyesuaikan selera masyarakat, untuk bisa tahu selera pasar, untuk mengetahui bagaimana respon akan produk yang mereka miliki, Jika hanya 5 yang menyukai diantara 10, otomatis mereka akan mengganti produk.

Di jelaskan oleh Fandy pemilik usaha UMKM ada baiknya harus bisa membuat konten dalam mempromosikan usahanya, membuat konten secara konsisten membantu pelaku usaha meningkatkan brand awareness, membangun kepercayaan pelanggan, dan mendatangkan traffic organik tanpa biaya iklan tinggi. Konten yang relevan memposisikan bisnis sebagai otoritas industri, memperluas jangkauan pasar, serta efektif meningkatkan konversi penjualan dan loyalitas pelanggan dalam jangka panjang.

Hambatan yang dialami Fandy dalam melakukan usahanya adalah masalah pengelolaan keuangan adalah salah satu hambatan utama yang menyebabkan usaha kecil dan menengah (UMKM) sempat mengalami kendala , dan Fandy juga mengambil keputusan untuk tidak memproduksi kue secara massal saat terjadi tren "FOMO" (Fear of Missing Out) di mana konsumen berbondong-bondong membeli karena viral, Fandy mengambil tindakan bijak yang didasarkan pada penyesuaian kemampuan produksi.

Penjualan donat dengan model campuran online dan offline merupakan strategi efektif yang menggabungkan kemudahan jangkauan digital dengan kepuasan pengalaman fisik, yang terbukti meningkatkan omzet secara signifikan. Penjualan dilakukan dengan trik melalui visual marketing , strategi pemasaran yang menggunakan elemen visual, gambar, video, grafik, dan desain kreatif untuk menarik perhatian, mengomunikasikan nilai produk, dan mendorong pembelian secara efektif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....