KPIN 2026 Ajak Masyarakat Papua Hidup dalam Pertobatan

  • 22 Sep 2026 11:29 WIB
  •  Manokwari

RRI. CO. ID, Manokwari - Kebaktian Pembaharuan Iman Nasional (KPIN) 2026 di Tanah Papua menjadi momentum untuk mengajak masyarakat memperkuat iman dan meninggalkan kehidupan yang bertentangan dengan nilai-nilai kekristenan. Kegiatan ini juga diarahkan untuk membina generasi muda agar semakin mengenal Kristus dan memiliki kehidupan yang berlandaskan iman.

Koordinator KPIN 2026, Silas Liborang, mengatakan pelaksanaan KPIN dilandasi keyakinan bahwa Tuhan mencintai masyarakat Manokwari dan seluruh Tanah Papua.

Ia menjelaskan, terdapat dua misi utama yang ingin dicapai melalui pelaksanaan KPIN, yakni mendorong masyarakat untuk hidup dalam pertobatan dan kekudusan serta memperkuat iman generasi muda Papua.

"Yang pertama untuk hidup dalam pertobatan, hidup dalam kekudusan, meninggalkan kejahatan dan hidup dalam kekudusan," ujar Silas, Senin, 12 September 2026.

Menurutnya, pertobatan bukan sekadar kata sederhana, tetapi memiliki makna yang mendalam sebagai bagian dari anugerah Tuhan bagi manusia. Karena itu, masyarakat perlu memahami dan menghidupi makna pertobatan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain pertobatan, KPIN juga diharapkan dapat membekali generasi muda agar kuat dalam iman, mengenal Kristus dan meninggalkan kehidupan yang penuh dosa. Generasi muda diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam membangun masa depan Papua.

Rangkaian KPIN 2026 di Tanah Papua dijadwalkan dimulai pada 22 September di Nabire, kemudian dilanjutkan 23 September di Manokwari dan 24-25 September di Kota Sorong. Pendeta Stephen Tong dijadwalkan menjadi pembicara dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Silas berharap masyarakat Papua dapat semakin mengenal Injil, hidup dalam Injil dan menghasilkan buah melalui kehidupan yang beriman, sehingga nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan dalam kehidupan pribadi maupun dalam pembangunan Papua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....