Kenapa Sehari Cuma 24 Jam? Ini Alasannya
- 23 Mei 2026 05:40 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Pernah nggak sih merasa waktu 24 jam sehari terasa kurang banget? Banyak orang penasaran kenapa satu hari ditetapkan selama itu, bukan 10 jam atau bahkan 100 jam. Ternyata, jawabannya berkaitan dengan sejarah dan pergerakan bumi.
Dilansir dari situs resmis NASA, Konsep 24 jam berasal dari peradaban kuno Mesir ribuan tahun lalu. Mereka membagi waktu siang dan malam masing-masing menjadi 12 bagian. Dari situlah akhirnya muncul sistem 24 jam yang masih dipakai sampai sekarang.
Secara ilmiah, satu hari ditentukan berdasarkan rotasi bumi. Bumi membutuhkan sekitar 24 jam untuk berputar satu kali pada porosnya. Rotasi inilah yang menyebabkan pergantian siang dan malam.
Angka 12 sendiri dipilih karena dianggap praktis oleh masyarakat kuno. Mereka menggunakan sistem hitung berbasis 12 yang lebih mudah dibagi menjadi beberapa bagian. Karena itu, pembagian waktu 24 jam dianggap paling cocok pada masa tersebut.
Menariknya, durasi rotasi bumi sebenarnya tidak selalu benar-benar tepat 24 jam. Ada sedikit perbedaan dalam hitungan astronomi yang membuat ilmuwan kadang menambahkan “leap second”. Namun perbedaannya sangat kecil sehingga tidak terasa dalam kehidupan sehari-hari.
Jadi, alasan sehari terdiri dari 24 jam bukan muncul secara acak. Sistem ini lahir dari gabungan sejarah kuno dan pergerakan alam semesta. Meski terasa singkat saat sibuk, ternyata angka 24 jam punya cerita panjang di baliknya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....