WB Lapas Perempuan Manokwari Produksi Nastar, Dukung Kemandirian Ekonomi

  • 31 Mar 2026 19:05 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Manokwari terus mengintensifkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui pelatihan keterampilan. Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan pembuatan kue nastar yang dilaksanakan di dapur Balai Latihan Kerja, Selasa, 31 Maret 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Warga Binaan dilibatkan secara aktif dalam seluruh tahapan produksi, mulai dari penyiapan bahan, pengolahan adonan, proses pemanggangan, hingga pengemasan. Seluruh proses berjalan dengan pendampingan dan pengawasan petugas guna memastikan kualitas dan keamanan produk tetap terjaga.

Kepala Lapas Perempuan Manokwari, Lince Bela, mengatakan bahwa program ini menjadi bagian penting dalam membekali Warga Binaan dengan keterampilan praktis yang bernilai ekonomi.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan kemandirian agar Warga Binaan memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, staf pembinaan Hana Pakage menambahkan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab dan disiplin kerja.

“Melalui kegiatan ini, Warga Binaan tidak hanya belajar membuat produk, tetapi juga memahami proses kerja yang terstruktur dan tanggung jawab dalam menghasilkan produk yang layak jual,” jelasnya.

Salah satu Warga Binaan berinisial N mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan ini memberi peluang untuk mengembangkan diri sekaligus menghasilkan produk yang dapat dipasarkan.

“Kami merasa senang karena diberi kesempatan belajar dan berkarya. Ini juga menjadi pengalaman berharga untuk masa depan kami,” ungkapnya.

Produk kue nastar hasil karya Warga Binaan tersebut turut dipasarkan kepada masyarakat. Hal ini juga menjadi bagian dari implementasi program pemberdayaan ekonomi yang sejalan dengan kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendorong pemasaran produk hasil karya Warga Binaan melalui koperasi dan UMKM.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....