Sholat Idul Adha di Lapas Perempuan Manokwari Penuh Haru dan Pesan Taubat
- 30 Mei 2026 04:15 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Suasana haru menyelimuti pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Lapas Perempuan Kelas III Manokwari, Rabu 27 Mei 2026. Penyuluh Agama Ahli Pertama Kementerian Agama Kabupaten Manokwari, Hasanuddin Aly, bertindak sebagai imam sekaligus khotib pada pelaksanaan sholat tersebut.
Dalam khutbah bertema “Menjadikan Diri Ahsanu ‘Amala”, Hasanuddin menyampaikan pesan tentang makna ujian hidup, taubat, dan harapan bagi para warga binaan perempuan. Ia menegaskan bahwa kondisi yang tengah dijalani bukanlah bentuk kebencian Allah, melainkan kesempatan untuk memperbaiki diri dan mendekat kepada-Nya.
“Hari ini Allah sedang melihat siapa di antara hamba-Nya yang paling baik amalnya. Ujian bukan untuk menghancurkan, tetapi untuk membentuk pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga mengangkat kisah keteguhan Ibunda Hajar sebagai teladan perempuan tangguh yang tetap bersandar kepada Allah di tengah ujian berat. Menurutnya, para warga binaan harus tetap memelihara harapan dan menjadikan masa pembinaan sebagai jalan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
Hasanuddin mengajak para jamaah untuk memaknai Idul Adha sebagai momentum menyembelih sifat-sifat buruk dalam diri, seperti dendam, iri hati, kesombongan, dan keputusasaan.
“Jeruji besi mungkin membatasi fisik, tetapi tidak akan pernah mengurung iman dan taubat kepada Allah. Pulanglah nanti sebagai pribadi baru yang lebih baik bagi keluarga dan anak-anak,” pesannya.
Pelaksanaan Sholat Idul Adha di lingkungan lapas tersebut berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Para warga binaan mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib dan penuh penghayatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....