Bupati Malang Kunker ke Pemkot Manado, Bahas Inovasi Pembangunan

  • 19 Agt 2026 21:47 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID: Manado – Bupati Malang HM Sanusi bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Manado, Selasa (18/8/2026). Rombongan diterima Wali Kota Manado Andrei Angouw didampingi Asisten III Setda Kota Manado Donald Supit serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Malang tersebut dilakukan dalam rangka mendukung implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 5 Tahun 2025 tentang RPJMD Kabupaten Malang Tahun 2025–2029. Fokusnya antara lain percepatan pengembangan wilayah Malang Selatan melalui penguatan konektivitas, ekonomi kelautan, pariwisata, investasi, dan inovasi pembangunan daerah.

Melalui kunjungan tersebut, Pemkab Malang melakukan koordinasi sekaligus studi pembelajaran terhadap berbagai program pembangunan yang telah diterapkan Pemerintah Kota Manado. Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan dapat memberikan masukan dalam pengembangan kebijakan dan inovasi pembangunan di Kabupaten Malang.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Serbaguna Pemkot Manado, Bupati Malang HM Sanusi menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan kerja tersebut. Ia juga memaparkan gambaran umum Kabupaten Malang, mulai dari kondisi wilayah dan kependudukan hingga perkembangan sosial kemasyarakatan dan perekonomian daerah.

Pembahasan turut mencakup perkembangan sektor industri serta Pendapatan Asli Daerah atau PAD Kabupaten Malang. Informasi tersebut menjadi bagian dari diskusi untuk melihat peluang pengembangan daerah melalui penguatan berbagai sektor unggulan.

Sementara itu, Wali Kota Manado Andrei Angouw memaparkan kondisi umum Kota Manado, khususnya perkembangan perekonomian daerah. Menurutnya, perekonomian Kota Manado turut ditopang sektor perdagangan dan jasa yang menjadi salah satu kekuatan utama daerah.

Andrei menjelaskan, Kota Manado dikenal sebagai kota jasa dan perdagangan dengan aktivitas ekonomi yang cukup dinamis. Di sisi lain, sektor pariwisata juga terus berkembang meskipun kontribusinya terhadap perekonomian daerah masih belum sebesar sektor perdagangan dan jasa.

Mantan Ketua DPRD Sulawesi Utara tersebut turut menjelaskan perkembangan jumlah penduduk Kota Manado. Berbagai karakteristik wilayah dan penduduk tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pelayanan publik serta pembangunan daerah.

Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan dialog dan sesi tanya jawab mengenai berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Sejumlah isu yang dibahas antara lain penerangan jalan umum, posisi strategis Manado sebagai wilayah transit, serta hubungan mobilitas dengan daerah sekitar dan negara tetangga.

Pembahasan juga mencakup digitalisasi pemerintahan, pemanfaatan Command Center, layanan Call Center 112, hingga peran Ketua Lingkungan dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat. Keterlibatan tokoh-tokoh agama dalam menjaga kehidupan sosial dan mendukung pembangunan daerah turut menjadi bagian dari pembahasan.

Kunjungan kerja tersebut menjadi momentum pertukaran pengalaman antara Pemerintah Kabupaten Malang dan Pemerintah Kota Manado. Kedua daerah diharapkan dapat saling mengambil pembelajaran untuk memperkuat inovasi pelayanan publik dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pertemuan ditutup dengan pertukaran cendera mata antara Pemerintah Kota Manado dan Pemerintah Kabupaten Malang. Kegiatan tersebut sekaligus mempererat hubungan antarpemerintah daerah dalam membangun kolaborasi dan berbagi praktik baik penyelenggaraan pemerintahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....