Manado Percepat Perbaikan Layanan Air Bersih, Jaringan Dievaluasi

  • 18 Jul 2026 21:55 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Pemerintah Kota Manado mempercepat upaya perbaikan layanan air bersih dengan mengevaluasi sistem distribusi dan menyiapkan pengembangan jaringan perpipaan di sejumlah wilayah yang belum terlayani secara optimal.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas berbagai persoalan pelayanan air bersih yang mencuat pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-403 Kota Manado. Untuk membahas langkah perbaikan, Wali Kota Manado Andrei Angouw bersama Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang memimpin rapat bersama jajaran PDAM Wanua Wenang di Kantor PDAM Wanua Wenang, Jumat, 17 Juli 2026.

Dalam keterangan tertulisnya, Wakil Wali Kota Richard Sualang menegaskan bahwa pelayanan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dirasakan seluruh masyarakat. Karena itu, pemerintah bersama PDAM melakukan evaluasi pelayanan, mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, serta menyusun langkah-langkah perbaikan agar distribusi air bersih semakin optimal.

"Kami juga mendengarkan langsung masukan dari para camat mengenai kondisi pelayanan di setiap wilayah, termasuk kawasan yang masih memerlukan peningkatan jaringan distribusi," ujar Richard.

Dalam rapat tersebut, Pemkot Manado menerima pemaparan mengenai kondisi Instalasi Pengolahan Air (IPA), cakupan distribusi air bersih, serta wilayah yang belum terjangkau jaringan perpipaan. Pembahasan juga difokuskan pada pengembangan jaringan distribusi di kawasan perumahan agar pelayanan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Wali Kota Andrei Angouw turut memberi perhatian terhadap pelayanan air bersih di Kecamatan Bunaken Kepulauan. Ia menegaskan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat harus menjadi prioritas sehingga koordinasi antara PDAM dan perangkat daerah terkait terus diperkuat.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Wanua Wenang Manado Meiky Taliwuna mengharapkan dukungan para camat dalam mengidentifikasi kebutuhan pelayanan di wilayah masing-masing. Sinergi tersebut ditargetkan mampu meningkatkan jumlah sambungan rumah (SR) hingga mencapai 75 ribu sambungan pada 2030.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....