Dari Toundanow ke Manado, Semangat Iman Jemaat Sambut Paskah Nasional

  • 08 Apr 2026 16:08 WIB
  •  Manado
Poin Utama
  • Persiapan menyambut Paskah dilakukan sejak satu minggu sebelumnya, terutama dengan menjaga kesehatan agar dapat mengikuti ibadah dengan penuh sukacita.
  • Paskah dimaknai sebagai hari kemenangan Kristus, yang menjadi dasar iman, pengharapan, dan keyakinan umat percaya atas kebangkitan Yesus.
  • Sebagai pelayan khusus GMIM, Deitje mengajak jemaat menjadikan Paskah sebagai momentum sukacita, damai sejahtera, dan penguatan iman di tengah tantangan hidup.

RRI.CO.ID, Manado - Semangat menyambut Paskah Nasional 2026 tidak hanya terlihat dari membludaknya jemaat di lokasi ibadah, tetapi juga dari persiapan rohani dan fisik yang dilakukan peserta jauh hari sebelumnya.

Hal itu disampaikan Deitje Femmy Walintukan, Diaken GMIM Maranatha Toundanow Satu, Tombatu Barat, Kabupaten Minahasa Tenggara, yang mengaku telah mempersiapkan diri bersama jemaat sejak satu minggu sebelum pelaksanaan ibadah.

Menurutnya, menjaga kesehatan menjadi bagian penting dari persiapan agar dapat mengikuti rangkaian Paskah dengan penuh sukacita dan semangat iman.

“Persiapan sendiri sudah dari satu minggu, terutama menjaga kesehatan, karena ini dalam rangka Paskah, hari kemenangan Tuhan Yesus Kristus yang harus kita rayakan,” ujar Deitje.

Ia menegaskan, Paskah merupakan inti iman umat Kristiani, karena kebangkitan Kristus menjadi dasar utama pengharapan dan keselamatan umat percaya.

“Apa artinya Kristus dibangkitkan kalau kita tidak percaya? Sia-sialah kepercayaan kita kalau Kristus tidak dibangkitkan,” katanya.

Sebagai pelayan khusus, Deitje mengatakan dirinya bersama jajaran gereja terus memberi motivasi kepada jemaat untuk memaknai Paskah bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi momentum memperkuat iman atas kemenangan Kristus.

“Kami sebagai pelayan khusus senantiasa harus memberi motivasi kepada jemaat. Mari merayakan Paskah sebagai hari kemenangan umat Kristiani,” lanjutnya.

Ia juga mengajak seluruh umat untuk terus bersyukur atas pertolongan dan kasih Tuhan yang membuat setiap orang tetap kuat menjalani kehidupan hingga saat ini.

Menurut Deitje, sukacita Paskah juga membawa damai sejahtera bagi umat, sekalipun dalam kehidupan selalu ada tantangan dan persoalan.

“Meskipun terkadang kita mengalami berbagai persoalan dan tantangan hidup, tapi ingat ada Kristus yang selalu menolong kita semua,” tuturnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa makna Paskah tidak hanya dirayakan dalam ibadah, tetapi juga dihidupi dalam keseharian melalui iman, pengharapan, dan keyakinan akan penyertaan Tuhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....