Pimpin Upacara di SMA Negeri 1 Tomohon, Febry Sampaikan Instruksi Mendikdasmen
- 31 Mar 2026 06:55 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Tomohon – Semangat baru dunia pendidikan pascalibur nasional terasa kuat di SMA Negeri 1 Tomohon, Senin (30/3/2026). Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara, Febry H.J. Dien, S.T., M.Inf.Tech (Man), bertindak sebagai pembina upacara dalam momentum hari pertama masuk sekolah tersebut.
Upacara bendera ini menjadi bagian dari instruksi nasional yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang mewajibkan seluruh jajaran pendidikan di Indonesia untuk melaksanakan upacara bersama satuan pendidikan sebagai langkah penguatan karakter dan kedisiplinan peserta didik.
Dalam amanatnya, Febry menegaskan bahwa upacara ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana strategis untuk memperkuat implementasi berbagai program prioritas kementerian di daerah, termasuk di Sulawesi Utara (Sulut).
Salah satu fokus utama yang disampaikan adalah implementasi Gerakan Indonesia ASRI. Program ini mengajak seluruh sekolah untuk membangun budaya lingkungan pendidikan yang Aman (bebas perundungan), Sehat (fisik dan mental), Resik (kebersihan dan pengelolaan sampah), serta Indah (lingkungan tertata dan lestari).
Sebagai bentuk komitmen nyata, BPMP Sulut menyerahkan bantuan alat kebersihan kepada pihak sekolah, guna mendukung penuh gerakan tersebut.

Tak hanya itu, Febry juga menekankan pentingnya penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda.
| Baca juga: 468 Siswa Baru SMAN 2 Bitung Ikuti MPLS |
“Kebiasaan tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, gemar belajar, aktif bermasyarakat, serta tidur tepat waktu. Selain itu, siswa juga diingatkan untuk menginternalisasi Lima Pilar Ikrar Pelajar, yakni memperkuat iman dan takwa, menghormati orang tua dan guru, belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga kerukunan, serta mencintai tanah air Indonesia,” ujarnya.
Dalam era digital, perhatian juga diberikan pada literasi teknologi. Sejalan dengan penerapan PP No. 17 Tahun 2025 (PP Tunas), Febry mengimbau siswa untuk bijak menggunakan platform digital melalui prinsip 3S.
“Screen Time (membatasi waktu layar), Screen Zone (menggunakan perangkat di tempat yang tepat), dan Screen Break (memberi jeda dari layar). Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah terkait pembatasan usia anak dalam penggunaan platform digital. Kita perlu jeda dari penggunaan gadget. Anak-anak juga butuh waktu untuk berinteraksi langsung, bergembira bersama keluarga, dan membangun hubungan sosial yang sehat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi langkah awal dan contoh bagi satuan pendidikan lainnya. BPMP Sulut akan terus turun langsung ke berbagai sekolah di wilayah Sulut, guna memastikan implementasi program berjalan optimal.

Kegiatan upacara ini turut dihadiri oleh Kepala Subbagian Umum BPMP Sulut, Deisy Sampul, jajaran ASN BPMP Sulut, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Minahasa-Tomohon, Fredi Kumeang, Kepala SMA Negeri 1 Tomohon, Maria Walukow, dan Kasat Binmas Polres Kota Tomohon, IPTU Robert Pelealu.
Dengan semangat kolaborasi dan penguatan karakter, momentum ini diharapkan mampu membentuk generasi pelajar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan berdaya saing di masa depan.
(Anugrah Pandey)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....