Police Go to School, Polresta Manado Serentak Edukasi Pelajar di Sejumlah Sekolah

  • 24 Agt 2026 15:47 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Polresta Manado terus memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui program Police Go To School. Pada Senin 24 Agustus pagi, jajaran Polresta Manado hadir serentak di tujuh SMA dan SMK di Kota Manado untuk menjadi pembina upacara sekaligus memberikan edukasi kamtibmas kepada para pelajar.

Program tersebut melibatkan langsung pimpinan dan pejabat utama Polresta Manado. Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid, memimpin upacara di SMA Negeri 1 Manado sementara Wakapolresta Manado AKBP Eko Sisbiantoro, di SMK Negeri 1 Manado.

Selanjutnya, Kabag Ops Polresta Manado Kompol Constantin Samuri hadir di SMK Negeri 2 Manado, Kabag SDM Polresta Manado Kompol Hesky Pasulu, di SMA Negeri 8 Manado, Kabag Ren Polresta Manado AKP Daiana L. Worang di SMK Negeri 3 Manado, Kasat Lantas Polresta Manado AKP Angelico Sulu, di SMK Negeri 6 Manado, serta Kasat Binmas Polresta Manado AKP Sonny Soputan di SMA Negeri 2 Manado.

Kehadiran personel Polresta Manado di lingkungan sekolah tidak sekadar menjadi pembina upacara, tetapi juga sebagai sarana membangun komunikasi langsung dengan para siswa sekaligus menyampaikan berbagai langkah pencegahan terhadap persoalan yang dapat mengancam masa depan generasi muda.

Dalam amanatnya di SMA Negeri 1 Manado, Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid mengajak para pelajar untuk tetap fokus menuntut ilmu dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat membawa mereka pada persoalan hukum.

“Kalian adalah generasi penerus. Masa belajar ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jangan mudah terprovokasi dan jangan terlibat dalam kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun mengganggu masa depan,” pesan Irham.

Kapolresta juga menyoroti masih adanya persoalan kamtibmas yang melibatkan anak usia sekolah, baik sebagai korban maupun pelaku. Karena itu, para siswa diminta menjadikan sekolah sebagai tempat untuk belajar, mengembangkan potensi dan mempersiapkan masa depan.

“Jangan ikut tawuran. Jangan membawa senjata tajam, jangan melakukan bullying dan jangan terlibat narkoba maupun judi online. Semua itu dapat merusak masa depan dan memiliki konsekuensi hukum,” tegasnya.

Selain itu, aspek keselamatan berlalu lintas menjadi perhatian Polresta Manado. Para siswa yang telah menggunakan kendaraan bermotor diingatkan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Polresta Manado juga memberikan perhatian terhadap penggunaan media sosial di kalangan pelajar. Para siswa diminta memanfaatkan teknologi secara positif untuk menunjang pendidikan dan prestasi serta menghindari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, perjudian, pornografi dan berbagai konten negatif.

Dalam rangka mencegah radikalisme, pihak sekolah juga diajak terus memberikan pemahaman keagamaan yang benar, menanamkan sikap toleransi serta memberikan ruang kepada seluruh siswa untuk menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya.

Tak hanya persoalan kamtibmas, para pelajar juga diajak ikut menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan. Penggunaan air bersih secara bijak juga menjadi bagian dari pesan yang disampaikan kepada siswa.

Kegiatan Police Go To School menjadi wujud nyata kehadiran Polresta Manado di tengah dunia pendidikan. Melalui komunikasi langsung dengan siswa dan pihak sekolah, Polresta Manado berharap tercipta lingkungan pendidikan yang aman, tertib dan kondusif.

Kegiatan yang dilaksanakan di tujuh sekolah tersebut berlangsung aman dan lancar. Polresta Manado menegaskan akan terus membangun sinergi dengan sekolah dan orang tua sebagai bagian penting dalam menjaga generasi muda dari berbagai ancaman yang dapat mengganggu masa depan mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....