Peringatan 80 Tahun Peristiwa Merah Putih di Sulawesi Utara.
- 15 Feb 2026 19:57 WIB
- Manado
RRI.CO.ID,Manado - Walikota Bitung Hengky Honandar menjadi bagian peringatan 80 tahun peristiwa merah putih di lapangan KONI Sario Manado.
Selain walikota Bitung hadir juga para kepala daerah di moment peringatan peristiwa merah putih. Honandar mengaku bangga peristiwa heroik merah putih di Sulut diperingati secara megah dan di hadiri berbagai kalangan.
Peristiwa Merah Putih bukan sekadar catatan sejarah, melainkan simbol keberanian rakyat Sulawesi Utara mempertahankan kedaulatan bangsa.
“Delapan puluh tahun silam, Tangsi Militer Teling menjadi pusat ledakan perlawanan heroik. Peristiwa itu meruntuhkan kesombongan penjajah dan menegaskan kedaulatan bangsa di ujung utara Sulawesi," kata walikota Bitung.
Peristiwa Merah Putih sebagai “proklamasi kedua” bagi masyarakat Sulawesi Utara. Keberanian para pejuang seperti Charles Choesj Taulu, Bernard Wilhelm Lapian, dan para prajurit lainnya yang menurunkan bendera penjajah dan mengibarkan Sang Saka Merah Putih menjadi bukti bahwa rakyat Sulawesi Utara berdiri paling depan menjaga kedaulatan bangsa.
Semangat itu tidak boleh berhenti di podium upacara, tetapi harus hidup dalam setiap kebijakan dan pembangunan daerah.
Gubernur Sulut Yulius Selvanus menjadi Irup dalam upacara itu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....