Cara Berbuka Puasa yang Benar dan Sehat
- 21 Feb 2026 21:46 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Puasa sudah terbukti punya segudang manfaat untuk kesehatan, mulai dari membantu menurunkan berat badan, mengendalikan gula darah, hingga menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Namun manfaat ini hanya bisa didapatkan jika Anda menerapkan cara berbuka puasa yang benar dan sehat.
Seperti dilansir dari Alodokter.Com, bahwa agar tetap sehat dan ibadah lancar, berikut ini adalah cara berbuka puasa yang benar dan sehat yang bisa Anda terapkan adalah sebagai berikut :
1. Batalkan puasa dengan segelas air putih
Cara berbuka puasa yang benar dan sehat diawali dengan mengonsumsi segelas air putih. Air putih tidak mengandung gula dan kalori, sehingga baik untuk mengembalikan keseimbangan cairan tubuh, setelah seharian berpuasa. Anda bisa minum air hangat atau dingin, karena sama-sama bermanfaat untuk mengganti cairan tubuh. Setelah minum air putih, Anda boleh melanjutkan dengan mengonsumsi takjil berupa susu rendah lemak, jus buah atau es buah tanpa gula tambahan yang menyegarkan.
2. Konsumsi takjil yang manisnya alami
Dalam Islam, mengonsumsi takjil sehat ketika berbuka puasa, seperti kurma, sangat disarankan. Hal ini bukan tanpa sebab. Buah asli Timur Tengah ini merupakan sumber gula alami yang bisa menormalkan kadar gula darah dan mengembalikan energi setelah berpuasa. Selain itu kurma juga kaya serat dan mineral, mulai dari kalsium, kalium, zat besi, hingga zinc. Berkat kandungan nutrisi yang melimpah, mengonsumsi 3 buah kurma untuk mengawali buka puasa setelah minum segelas air putih menjadi salah satu cara berbuka yang benar dan sehat.
3. Batasi makan gorengan
Cara berbuka puasa yang benar dan sehat selanjutnya adalah dengan membatasi makan gorengan. Walau menjadi salah satu kudapan favorit dan sering jadi menu wajib di kala berbuka, makan gorengan saat berbuka tidak boleh berlebihan. Sebab, gorengan tergolong makanan tinggi akan kalori dan lemak trans. Sebagai contoh, 1 potong bakwan mengandung 137 kalori dan 1 potong tahu isi mengandung 134 kalori. Ini artinya, makin banyak jumlah gorengan yang dimakan, makin tinggi pula asupan kalori ke dalam tubuh. Alih-alih mendapatkan manfaat puasa, berbuka dengan pilihan makanan tidak tepat, termasuk makan gorengan dalam jumlah berlebihan justru bisa membuat berat badan naik, bahkan meningkatkan resiko terjadinya kolesterol tinggi. Jadi, kalaupun Anda ingin makan gorengan, cukup konsumsi 1 potong gorengan dan lengkapi dengan jenis makanan sehat lainnya. Biar lebih sehat, Anda bisa memilih makanan berbuka puasa tanpa minyak yang juga tidak kalah lezat.
4. Kurangi makanan atau minuman yang mengandung gula tambahan
Tidak hanya gorengan yang harus dibatasi, makanan atau minuman "wajib" seperti kolak atau es campur, juga tidak boleh dikonsumsi berlebihan saat berbuka. Walaupun lapar yang sudah ditahan selama seharian penuh, rasanya bisa terpuaskan dengan mengonsumsi yang manis, tetapi berbuka dengan makanan manis yang mengandung gula tambahan merupakan pilihan tidak sehat. Hal ini bisa memicu munculnya gangguan kesehatan lain, mulai dari rasa haus yang tidak terkendali, kelebihan kalori, hingga kecanduan gula. Sayang kan, kalau Anda ujung-ujungnya sakit, bukan karena puasanya, tetapui karena cara berbuka puasa yang tidak benar dan tidak sehat.
5. Konsumsi makanan bergizi seimbang
Makanan utama untuk berbuka puasa sebaiknya bergizi seimbang yang didalamnya sudah terkandung karbohidrat kompleks, protein, serta vitamin dan mineral. Sebisa mungkin hindari makanan yang tinggi garam, lemak dan gula. Beberapa pilihan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks untuk menu berbuka puasa yang benar dan sehat, antara lain adalah nasi beras merah, roti gandum, atau kentang. Untuk protein, Anda bisa mengolah daging tanpa lemak, telur atau ikan, dengan cara dikukus atau dipanggang. Tambahkan pula 1 porsi sayuran untuk memenuhi kebutuhan serat selama bulan Ramadan.
6. Hindari makan dalam porsi besar
Saat berbuka puasa, makanlah sedikit-sedikit terlebih dahulu dan jangan langsung dengan porsi besar. Kemudian berhentilah sebelum kenyang.
7. Makan secara perlahan
Selain memperhatikan porsi makan, Anda juga dianjurkan untuk tidak makan terburu-buru. Bukannya mengenyangkan, makan terburu-buru dalam porsi banyak sekaligus, justru bisa meningkatkan resiko terjadinya penyakit asam lambung ( GERD ) yang menimbulkan gejala heartburn.
Demikin beberapa penjelasan tentang beberapa cara berbuka puasa yang benar dan sehat. Dengan melakukan hal ini tidak hanya manfaat puasa bagi kesehatan yang bisa Anda dapatkan, tetapi juga bisa membuat Anda lebih menikmati seluruh proses berbuka dan menerapkan mindful eating.
Hal yang tak kalah penting selama berpuasa adalah mencukupi asupan cairan tubuh. Anjuran untuk minum 8 gelas cairan perhari tetap harus terpenuhi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....