BBPOM Manado Lakukan Pengawasan Pangan Olahan saat Ramadhan

  • 05 Mar 2026 13:41 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado- Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Manado melakukan intensifikasi pengawasan pangan olahan selama Ramadan, guna memastikan keamanan makanan yang dikonsumsi masyarakat saat berbuka puasa.Pengawasan dilakukan sejak 17 Februari dan akan berlangsung hingga menjelang Idul Fitri.

Kepala BBPOM Manado, Hermanto, menjelaskan pengawasan dilakukan dalam dua bentuk yaitu inspeksi ke toko swalayan dan distributor serta pengawasan langsung terhadap takjil atau makanan berbuka puasa yang dijual di sejumlah titik di Kota Manado, Pengawasan dilakukan bersama lintas sektor, yakni Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, Dinas Kesehatan Kota Manado, serta melibatkan anggota Saka POM dari SMA Negeri 7 Manado.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga melakukan uji sampel menggunakan mobil laboratorium keliling. Parameter yang diuji meliputi empat bahan kimia berbahaya yang kerap disalahgunakan, yakni boraks, formalin, metanil yellow, dan rhodamin B.

“Keempat zat ini menjadi fokus karena paling sering ditemukan dalam kasus penyalahgunaan pada pangan. Meski demikian, pengawasan terhadap bahan berbahaya lainnya juga tetap dilakukan secara berkala,”terangnya.

Selain pengujian kandungan kimia, aspek kebersihan dan sanitasi pedagang turut menjadi perhatian. Petugas memastikan makanan dalam kondisi tertutup, terlindungi dari debu dan lalat, serta penjual dalam kondisi sehat. “Apabila ditemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya, pihaknya bersama instansi terkait akan menelusuri asal produk hingga ke pembuatnya, karena setiap sampel yang dibeli telah dicatat identitas penjualnya,"tegasnya.

Petugas BBPOM Manado saat memeriksa sampel makanan buka puasa

Hermanto menambahkan, pihaknya berharap hasil pengawasan seluruhnya memenuhi syarat seperti yang sebelumnya dilakukan di Kota Kotamobagu. Ia juga mengimbau media untuk membantu menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa pangan yang beredar diawasi secara ketat.

Untuk mengenali ciri awal secara kasat mata, misalnya rhodamin B pada kue atau kerupuk, biasanya warna merah tampak sangat mencolok, tidak merata, bahkan bisa terlihat berpendar. Sementara metanil yellow memberikan warna kuning yang terlalu cerah dan tidak pudar seperti warna alami hasil penggorengan. Namun demikian, ia menegaskan kepastian tetap harus melalui pengujian laboratorium agar hasilnya objektif dan akurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....