Sayur dan Buah, Investasi Kesehatan untuk Mencegah Berbagai Penyakit

  • 12 Jul 2026 20:23 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Mengonsumsi sayur dan buah setiap hari menjadi salah satu langkah sederhana untuk menjaga kesehatan tubuh. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut, sayur dan buah merupakan sumber vitamin, mineral, serat, serta antioksidan yang berperan penting dalam menjaga berat badan ideal, melancarkan sistem pencernaan, hingga membantu menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.

Mengutip informasi Kemenkes, sayur dan buah mengandung beragam zat gizi mikro yang berfungsi mengatur metabolisme tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, serta membantu menjaga keseimbangan cairan dan kesehatan sel. Kandungan air, serat, dan antioksidan di dalamnya juga berperan melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Berbagai vitamin yang terkandung dalam sayur dan buah memiliki manfaat yang berbeda. Vitamin A atau karoten berperan menjaga kesehatan mata, mendukung pertumbuhan sel, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sekaligus berfungsi sebagai antioksidan. Nutrisi ini banyak ditemukan pada sayuran hijau tua, seperti daun singkong dan kangkung, serta buah berwarna kuning dan jingga.

Sementara itu, folat yang terdapat pada sayuran hijau dan buah jeruk membantu pembentukan sel darah merah. Vitamin C yang banyak ditemukan pada jambu biji, jeruk, tomat, dan sayuran hijau berperan meningkatkan penyerapan zat besi sekaligus memperkuat sistem imun.

Kemenkes juga menjelaskan bahwa vitamin E berfungsi sebagai antioksidan yang membantu mengurangi stres oksidatif, sedangkan vitamin K berperan menjaga kesehatan tulang dan membantu proses pembekuan darah. Adapun vitamin D mendukung pembentukan tulang dan gigi yang kuat.

Selain vitamin, sayur dan buah juga mengandung berbagai mineral penting seperti magnesium, kalium, dan zat besi. Magnesium membantu fungsi otot dan kerja enzim tubuh, kalium menjaga keseimbangan cairan serta fungsi saraf, sedangkan zat besi berperan dalam pembentukan sel darah merah dan pengangkutan oksigen ke seluruh tubuh.

Tak kalah penting, kandungan serat dalam sayur dan buah membantu melancarkan sistem pencernaan, menjaga kesehatan mikrobiota usus, serta memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga dapat membantu mengendalikan berat badan.

Konsumsi sayur dan buah secara rutin juga diyakini dapat membantu menurunkan risiko berbagai penyakit tidak menular. Kandungan antioksidan dan karotenoid berperan melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, membantu proses detoksifikasi alami, serta mendukung pencegahan penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, stroke, hingga beberapa jenis kanker.

Selain itu, kandungan serat, kalium, dan pektin dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Sayur dan buah juga berkontribusi dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), membantu mencegah anemia melalui kandungan zat besi, serta memperlambat proses penuaan dini.

Kemenkes menganjurkan setiap orang mengonsumsi sedikitnya 400 gram sayur dan buah per hari. Jumlah tersebut terdiri dari sekitar 250 gram sayuran, setara dengan sekitar 2,5 gelas sayur matang, dan 150 gram buah atau sekitar dua hingga tiga porsi buah setiap hari.

Dengan membiasakan mengonsumsi sayur dan buah dalam jumlah yang cukup serta menerapkan pola hidup sehat, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan gizi harian, meningkatkan daya tahan tubuh, sekaligus mengurangi risiko berbagai penyakit kronis di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....