Tiram: Makanan Laut Bergizi dan Ramah Lingkungan

  • 22 Mar 2026 13:12 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Tiram adalah salah satu makanan laut yang populer di berbagai belahan dunia. Bentuknya menyerupai kerang dengan cangkang keras dan permukaan yang tidak rata.

Biasanya tiram hidup menempel di dasar laut, batu karang, atau tambak tiram yang sengaja dibudidayakan. Tiram memiliki peran penting dalam ekosistem laut karena kemampuannya menyaring air, sehingga membantu menjaga kualitas air di sekitarnya.

Mengutip National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) tentang Oyster Facts, selain rasanya yang unik, tiram juga dikenal kaya nutrisi. Tiram mengandung protein tinggi dengan lemak rendah, serta mineral penting seperti zinc, selenium, dan besi. Kandungan vitamin B12 dalam tiram juga sangat tinggi, sehingga baik untuk sistem saraf dan produksi sel darah merah. Karena itulah, tiram sering dijadikan bagian dari menu sehat dan diet seimbang.

Tiram memiliki tekstur lembut dan kenyal dengan rasa khas asin atau “briny” yang mencerminkan lingkungan laut tempat mereka hidup. Rasa ini membuat tiram mentah menjadi favorit di berbagai hidangan gourmet, seperti oyster platter yang disajikan dengan lemon, saus mignonette, atau sambal segar. Tekstur dan rasa tiram yang unik juga membuatnya cocok untuk dipanggang, dikukus, digoreng, atau dimasak dalam sup dan saus seafood.

Selain menjadi hidangan lezat, tiram juga sering disebut sebagai afrodisiak alami. Kandungan zinc yang tinggi diyakini dapat mendukung produksi hormon dan kesehatan reproduksi. Meski efek ini belum sepenuhnya terbukti secara ilmiah, reputasi tiram sebagai makanan yang meningkatkan vitalitas tetap populer di banyak budaya.

Namun, mengonsumsi tiram mentah memerlukan kehati-hatian. Tiram bisa menjadi sumber bakteri seperti Vibrio, sehingga sangat penting untuk memastikan tiram segar dan berasal dari penjual terpercaya. Ciri tiram segar biasanya cangkangnya tertutup rapat, dagingnya kenyal, dan memiliki aroma laut yang segar, bukan amis atau busuk.

Tiram tidak hanya baik untuk tubuh, tetapi juga ramah lingkungan. Sebagai filter feeder, tiram membantu membersihkan air laut dengan menyaring partikel dan plankton. Budidaya tiram pun bisa menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan, karena membutuhkan energi alami dan tidak merusak ekosistem laut secara signifikan. Oleh karena itu, tiram tidak hanya nikmat dikonsumsi, tetapi juga memiliki nilai ekologis dan ekonomi yang penting.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....