Kaya Vitamin dan Antioksidan, Buah Duku Camilan Sehat
- 12 Feb 2026 20:57 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Buah duku atau yang memiliki nama latin Lansium parasiticum dan Lansium domesticum merupakan salah satu buah tropis yang sangat populer di Indonesia dan berbagai negara Asia Tenggara. Buah ini dikenal memiliki rasa manis dengan sedikit sentuhan asam, serta tekstur daging yang lembut dan kenyal. Meski bijinya terasa pahit, duku tetap menjadi buah favorit masyarakat karena rasanya yang menyegarkan dan harganya yang relatif terjangkau.
Duku banyak ditemukan di kawasan hutan tropis, terutama di wilayah Sumatra dan Kalimantan. Namun, saat ini buah tersebut telah banyak dibudidayakan di berbagai daerah di Indonesia. Selain dinikmati sebagai buah segar, duku juga dikenal memiliki berbagai kandungan nutrisi penting yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Seperti dikutip dari laman resmi polri.go.id buah duku mengandung makronutrien, mineral, hingga antioksidan dalam setiap 100 gram sajian. Kandungan nutrisi tersebut antara lain vitamin C, serat, kalsium, fosfor, kalium, zat besi, protein, serta berbagai senyawa bioaktif seperti flavonoid dan polifenol.
Kandungan vitamin C dalam buah duku berperan penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini membantu tubuh melawan infeksi serta berperan sebagai antioksidan yang menangkal radikal bebas. Antioksidan seperti flavonoid dan polifenol juga diketahui dapat membantu menjaga kesehatan kulit, memperlambat proses penuaan, serta menurunkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung.
Selain itu, buah duku juga kaya akan serat yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Asupan serat yang cukup dapat membantu mencegah sembelit, salah satu gangguan pencernaan yang umum terjadi akibat pola makan rendah serat. Dengan mengonsumsi duku secara cukup, kebutuhan serat harian dapat terbantu terpenuhi.
Tak hanya itu, kandungan vitamin B seperti thiamin, riboflavin, dan niasin dalam buah duku turut berperan dalam proses metabolisme tubuh. Vitamin B membantu mengolah karbohidrat menjadi energi serta menjaga fungsi sistem saraf agar tetap optimal. Hal ini menjadikan duku sebagai salah satu pilihan buah yang dapat membantu menambah energi secara alami.
| Baca juga: Ini 7 Menu Diet tanpa Nasi yang Sehat |
Kandungan kalium dalam buah duku juga memberikan manfaat bagi kesehatan tulang dan gigi, serta mendukung fungsi jantung dalam memompa darah. Kalium berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh dan membantu mengontrol tekanan darah. Dengan demikian, konsumsi duku secara wajar dapat berkontribusi dalam menjaga kesehatan jantung.
Menariknya, tidak hanya daging buah yang bermanfaat. Biji dan daun duku juga memiliki potensi khasiat kesehatan. Ekstrak biji duku disebut-sebut dapat dimanfaatkan sebagai obat antimalaria, khususnya untuk jenis malaria falciparum yang dikenal sebagai salah satu jenis malaria paling berbahaya. Sementara itu, daun duku diketahui memiliki kandungan anti-mutagenik yang berpotensi membantu mencegah perkembangan sel kanker.
Bagi masyarakat yang sedang menjalani program diet, buah duku juga dapat menjadi pilihan camilan sehat. Duku mengandung senyawa karnitin dan karnitin yang berperan sebagai asam amino dalam membantu proses pembakaran lemak. Senyawa ini membantu membawa asam lemak menuju jaringan pembakar lemak, sehingga berpotensi mendukung proses penurunan berat badan bila dikombinasikan dengan pola makan seimbang dan aktivitas fisik yang cukup.
Secara keseluruhan, buah duku bukan hanya sekadar buah musiman yang lezat dan menyegarkan. Di balik rasanya yang manis dan teksturnya yang kenyal, tersimpan berbagai nutrisi penting yang mendukung kesehatan tubuh, mulai dari meningkatkan imunitas, menjaga kesehatan pencernaan, memperkuat tulang, hingga berpotensi melindungi tubuh dari penyakit serius. Dengan kandungan gizi yang melimpah tersebut, tidak ada salahnya menjadikan buah duku sebagai bagian dari pola makan sehat sehari-hari. Meski demikian, konsumsi tetap perlu dilakukan secara bijak dan seimbang agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....