Jamur Kuping, Kaya Nutrisi Antioksidan Aman Dikonsumsi

  • 21 Des 2025 12:37 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Jamur kuping merupakan salah satu jenis jamur yang kerap diolah menjadi aneka masakan. Jamur yang memiliki bentuk menyerupai daun telinga manusia ini telah lama dimanfaatkan, tidak hanya sebagai bahan pangan, tetapi juga sebagai pengobatan tradisional, khususnya di Tiongkok.

Seperti dikutip dari laman polri.go.id jamur kuping termasuk jenis jamur yang aman untuk dikonsumsi. Jamur ini dikenal dengan nama ilmiah Auricularia auricula atau Auricularia auricula-judae. Di Indonesia, jamur ini populer dengan sebutan jamur kuping atau jamur telinga karena bentuknya yang khas.

Jamur kuping memiliki warna cokelat kehitaman dengan tekstur kenyal. Dalam dunia kuliner, jamur ini sering dimanfaatkan sebagai bahan tumisan, campuran sup, hingga pelengkap berbagai hidangan. Meski tampilannya terbilang sederhana, jamur kuping mengandung nutrisi yang cukup lengkap, seperti protein, lemak, serat, vitamin B, vitamin C, serta berbagai mineral penting bagi tubuh.

Selain itu, jamur kuping juga dikenal kaya akan senyawa antioksidan, seperti flavonoid, polifenol, dan beta glukan. Kandungan tersebut menjadikan jamur kuping memiliki beragam manfaat bagi kesehatan.

Beberapa manfaat jamur kuping di antaranya adalah membantu melancarkan peredaran darah, sehingga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan hipertensi. Jamur ini juga dipercaya dapat meringankan gejala ambeien karena kandungan seratnya yang membantu pencernaan serta kemampuannya dalam melancarkan sirkulasi darah.

Manfaat lainnya adalah mencegah aterosklerosis, yaitu penebalan dinding pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyumbatan dan meningkatkan risiko serangan jantung. Jamur kuping juga berpotensi membantu menurunkan kadar gula darah. Kandungan flavonoid berperan sebagai antioksidan dengan efek hipoglikemia, sementara polisakarida yang tinggi serat membantu mengendalikan penyerapan glukosa dalam darah.

Jamur kuping juga dikenal memiliki kemampuan sebagai penawar racun. Lendir yang dihasilkan saat proses pengolahan dipercaya dapat membantu menangkal racun, termasuk racun logam berat. Selain itu, kandungan antioksidan yang tinggi berperan dalam menangani stres oksidatif yang berkaitan dengan peradangan dan berbagai penyakit kronis.

Tak hanya itu, jamur kuping juga berpotensi melindungi organ hati dari kerusakan akibat zat tertentu serta meningkatkan kesehatan otak. Senyawa dalam jamur ini disebut mampu menghambat aktivitas enzim beta secretase yang berkaitan dengan penyakit degeneratif seperti Alzheimer, meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut pada manusia.

Manfaat lain yang tidak kalah penting adalah kemampuannya dalam menurunkan kadar kolesterol. Flavonoid pada jamur kuping diduga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) melalui mekanisme penghambatan VLDL.

Meski sering dianggap sebagai sayuran karena kerap digunakan dalam sup atau tumisan, jamur sebenarnya bukan termasuk golongan sayur. Jamur merupakan organisme dari kelompok fungi yang memiliki karakteristik berbeda dari tumbuhan. Dengan kandungan nutrisi dan manfaat yang beragam, jamur kuping dapat menjadi pilihan bahan pangan sehat yang layak dikonsumsi secara rutin sebagai bagian dari pola makan seimbang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....