Paparan Layar Berlebihan Berisiko Picu Kelelahan Mata

  • 12 Sep 2026 20:15 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Di era digital saat ini, penggunaan perangkat elektronik seperti komputer, laptop, tablet, dan telepon pintar telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Namun, penggunaan layar dalam waktu lama tanpa disertai istirahat dapat meningkatkan risiko kelelahan atau ketegangan mata digital.

Sejumlah keluhan yang kerap muncul akibat terlalu lama menatap layar antara lain mata terasa pegal dan kering, mata berair, pandangan kabur, sakit kepala, hingga nyeri pada bagian leher dan bahu. Dikutip dari laman polri.go.id salah satu cara untuk mengurangi risiko gangguan penglihatan akibat paparan layar adalah dengan menerapkan aturan istirahat secara teratur, menjaga jarak pandang, serta menyesuaikan pencahayaan perangkat.

Salah satu langkah yang dapat diterapkan adalah aturan 20-20-20. Pengguna perangkat dianjurkan mengalihkan pandangan dari layar setiap 20 menit, kemudian melihat objek yang berjarak sekitar 20 kaki atau enam meter selama 20 detik. Kebiasaan ini dapat membantu memberikan waktu istirahat bagi mata.

Selain itu, tingkat kecerahan layar juga perlu disesuaikan agar tidak terlalu terang maupun terlalu redup. Penggunaan fitur seperti night mode atau penyaring cahaya biru dapat menjadi pilihan, terutama ketika perangkat digunakan pada malam hari. Jarak pandang juga perlu diperhatikan. Pengguna disarankan menjaga jarak sekitar 50 hingga 60 sentimeter dari layar komputer. Posisi layar sebaiknya sejajar atau sedikit berada di bawah posisi mata untuk membantu mengurangi ketegangan pada mata dan leher.

Menjaga kesehatan mata juga dapat dilakukan dengan mengatur waktu penggunaan perangkat, menerapkan posisi duduk yang benar, serta mengonsumsi makanan bergizi. Dengan menerapkan kebiasaan sederhana tersebut secara rutin, masyarakat diharapkan dapat mengurangi risiko kelelahan mata dan menjaga kesehatan penglihatan di tengah tingginya penggunaan perangkat digital.

(Sumber:tribratanews.polri.go.id)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....