Jangan Anggap Sepele Asma pada Anak
- 07 Sep 2026 06:55 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Asma pada anak adalah kondisi ketika saluran pernapasan mengalami peradangan dan menjadi lebih sensitif sehingga mudah menyempit. Akibatnya, anak dapat mengalami batuk, sesak napas, napas berbunyi mengi, atau dada terasa berat. Gejala dapat muncul dan menghilang, tetapi pada kondisi tertentu bisa berkembang menjadi serangan asma yang berat.
Mengutip Mayo Clinic, salah satu bahaya asma adalah gangguan pernapasan yang dapat menghambat anak mendapatkan oksigen yang cukup. Pada serangan berat, anak bisa bernapas dengan sangat cepat, kesulitan berbicara atau makan, tampak lemas, bahkan bibir atau wajah dapat terlihat kebiruan. Kondisi seperti ini merupakan keadaan darurat yang membutuhkan pertolongan medis segera.
Asma yang tidak terkontrol juga dapat mengganggu tidur anak. Batuk dan sesak yang muncul pada malam hari membuat anak sering terbangun dan tidak mendapatkan istirahat yang cukup. Dalam jangka panjang, kurang tidur dapat membuat anak mudah lelah, sulit berkonsentrasi, dan mengganggu aktivitas belajar maupun bermain.
Selain itu, asma dapat membatasi aktivitas fisik anak. Anak mungkin takut atau enggan berlari, berolahraga, atau bermain karena khawatir sesak kambuh. Padahal, dengan pengelolaan asma yang tepat, sebagian besar anak tetap dapat menjalani aktivitas normal dan melakukan olahraga sesuai kondisi mereka.
Pemicu asma pada setiap anak dapat berbeda, misalnya asap rokok, debu, tungau, bulu atau serpihan kulit hewan, udara dingin, infeksi saluran pernapasan, maupun aktivitas fisik tertentu. Mengenali dan mengurangi paparan terhadap pemicu tersebut merupakan salah satu bagian penting dalam mengendalikan asma.
Asma pada anak memang perlu mendapat perhatian serius, tetapi bukan berarti anak harus hidup dalam keterbatasan. Pemeriksaan rutin, penggunaan obat sesuai anjuran dokter, serta pemahaman orang tua mengenai tanda-tanda serangan dapat membantu mengendalikan penyakit ini. Jika anak mengalami sesak berat, sulit berbicara, tampak kebiruan, sangat lemas, atau tidak membaik setelah obat pelega sesuai rencana dokter, segera cari pertolongan medis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....