Saguer Minuman Tradisional bila Dikonsumsi Bijak Baik untuk Kesehatan
- 24 Agt 2026 14:48 WIB
- Manado
RRI.CO.ID,Manado -Saguer merupakan salah satu minuman tradisional yang dikenal luas di Sulawesi Utara. Minuman ini berasal dari nira pohon aren dan secara tradisional dikonsumsi dalam bentuk segar maupun setelah mengalami fermentasi. Selain memiliki nilai budaya, saguer juga mengandung karbohidrat yang dapat menjadi sumber energi bagi tubuh.
Dari laman Kementerian Kesehatan RI, dalam bentuk nira segar yang belum mengalami fermentasi, kandungan gula membuat saguer dapat memberikan energi dengan cepat. Namun, manfaat tersebut tidak berarti saguer dapat dianggap sebagai minuman kesehatan atau dikonsumsi tanpa batas. Kementerian Kesehatan mengingatkan bahwa konsumsi gula secara berlebihan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit tidak menular, termasuk obesitas,diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan stroke.
Nira dari tanaman palma mengandung gula yang dapat digunakan tubuh sebagai sumber energi. Karena itu, saguer yang masih segar dapat memberikan asupan energi, terutama ketika dikonsumsi dalam jumlah wajar.
Namun, kandungan gula juga perlu diperhatikan. Semakin banyak saguer yang dikonsumsi, semakin besar pula asupan gula yang masuk ke tubuh. Oleh sebab itu, saguer sebaiknya tidak diposisikan sebagai pengganti air putih atau minuman kesehatan sehari-hari.
Saguer yang dibiarkan mengalami fermentasi akan mengalami perubahan komposisi. Fermentasi pada bahan pangan dapat menghasilkan berbagai zat, termasuk alkohol, tergantung mikroorganisme dan proses yang berlangsung.
Karena itu, saguer fermentasi tidak dapat disamakan dengan nira segar. Kandungan alkoholnya juga membuat aspek kesehatan menjadi berbeda. Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa konsumsi alkohol berlebihan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kerusakan hati, gangguan neurologis, gangguan kardiovaskular, dan sejumlah masalah kesehatan lainnya.
| Baca juga: Panduan Menjaga Daya Tahan Tubuh |
Selain kandungan gizinya, keamanan saguer juga bergantung pada proses penyadapan, penyimpanan, dan pengolahannya. Kementerian Kesehatan pada 2026 mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi nira atau aren secara langsung dari pohon karena terdapat risiko kontaminasi oleh hewan, termasuk kelelawar. Nira dianjurkan untuk dimasak sebelum dikonsumsi. Saguer juga tercatat sebagai sebutan lokal untuk nira aren yang dikonsumsi masyarakat di Sulawesi Utara.
Dengan demikian, manfaat saguer bagi kesehatan lebih tepat dilihat dari kandungan gizinya, terutama sebagai sumber energi pada nira segar, bukan sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit. Konsumsi dalam jumlah berlebihan, terutama saguer yang telah mengalami fermentasi dan mengandung alkohol, justru dapat membawa risiko kesehatan.
Bagi masyarakat Sulawesi Utara, saguer tetap memiliki nilai penting sebagai bagian dari tradisi dan kekayaan pangan lokal. Menjaga kebersihan pengolahan, memperhatikan jumlah konsumsi, serta membedakan saguer segar dan saguer fermentasi menjadi langkah penting agar minuman tradisional ini dapat dikonsumsi dengan lebih aman dan bijak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....