Dukungan Keluarga dan Pola Makan Sehat Kunci Cegah Depresi Lansia
- 13 Jun 2026 22:24 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado – Depresi menjadi salah satu masalah kesehatan mental yang cukup sering dialami oleh lanjut usia (lansia). Kondisi ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari perubahan fisik, berkurangnya aktivitas sosial, hingga masalah kesehatan yang muncul seiring bertambahnya usia.
Untuk mencegah depresi pada lansia, diperlukan dukungan penuh dari keluarga dan lingkungan sekitar. Lansia perlu didorong untuk tetap aktif berinteraksi dengan masyarakat, rutin beraktivitas fisik, serta mendapatkan perhatian terhadap kondisi emosional yang mereka rasakan.
Dikutip dari laman Tribrata News Polri, pencegahan depresi pada lansia dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti mengajak mereka bersosialisasi, mendengarkan keluh kesah yang dialami, memastikan mereka tetap bergerak aktif, serta melakukan deteksi dini apabila terjadi perubahan suasana hati yang signifikan.
Selain dukungan sosial, pola makan sehat juga berperan penting dalam menjaga kesehatan mental lansia. Salah satu kebiasaan yang dinilai efektif adalah mengonsumsi buah secara rutin sejak usia paruh baya.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa individu yang mengonsumsi buah dalam jumlah lebih banyak memiliki risiko depresi yang lebih rendah saat memasuki usia lanjut. Mereka yang mengonsumsi sedikitnya tiga porsi buah per hari diketahui memiliki risiko depresi terkait usia yang lebih rendah hingga 21 persen dibandingkan dengan mereka yang jarang mengonsumsi buah.
Beberapa jenis buah yang disebut memiliki manfaat dalam membantu mencegah depresi antara lain jeruk, jeruk keprok, pepaya, pisang, dan semangka. Selain kaya serat dan nutrisi penting bagi tubuh, buah-buahan juga berkontribusi terhadap kesehatan mental.
Hal ini berkaitan dengan fungsi sistem pencernaan yang tidak hanya berperan dalam mengolah dan menyerap nutrisi, tetapi juga memengaruhi kondisi emosional seseorang. Sekitar 95 persen hormon serotonin, yang berfungsi mengatur suasana hati, diproduksi di saluran pencernaan yang dikelilingi jutaan sel saraf.
Serotonin dikenal sebagai hormon yang dapat menimbulkan perasaan bahagia dan nyaman. Hormon ini juga berperan dalam mengurangi rasa sakit, mengatur pola tidur, serta mengendalikan nafsu makan. Karena itu, makanan yang dikonsumsi sehari-hari dapat berdampak langsung pada kesehatan mental dan fisik seseorang.
Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami berbagai perubahan, baik secara fisik maupun psikologis. Selain depresi, sejumlah masalah kesehatan yang umum dialami lansia meliputi penyakit degeneratif akibat proses penuaan, penurunan fungsi sistem kekebalan tubuh yang meningkatkan risiko infeksi, gangguan gizi atau malnutrisi, hingga masalah kesehatan gigi dan mulut.
Dengan menerapkan pola hidup sehat, mengonsumsi buah secara rutin, serta memberikan dukungan sosial yang baik dari keluarga dan lingkungan sekitar, risiko depresi pada lansia dapat ditekan sehingga mereka dapat menjalani masa tua dengan lebih sehat, produktif, dan bahagia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....