Bahaya Ngorok bagi Kesehatan, Jangan Dianggap Sepele

  • 24 Mei 2026 19:58 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID,Manado - Ngorok atau mendengkur sering dianggap sebagai hal biasa saat tidur. Namun, di balik suara dengkuran tersebut, tersimpan risiko kesehatan yang cukup serius jika terjadi terus-menerus. Para ahli kesehatan menyebut bahwa ngorok dapat menjadi tanda adanya gangguan pernapasan saat tidur yang dikenal sebagai Obstructive Sleep Apnea.

Dari laman alodokter, penyebab tidur ngorok dan cara mengatasinya,ngorok terjadi ketika aliran udara di saluran pernapasan terhambat saat tidur. Hambatan ini menyebabkan jaringan di tenggorokan bergetar dan menghasilkan suara dengkuran. Faktor penyebabnya antara lain kelelahan, obesitas, posisi tidur terlentang, konsumsi alkohol, hingga gangguan pada saluran napas.

Dampak Buruk Ngorok terhadap Kesehatan

1. Menurunkan Kualitas Tidur

Orang yang sering ngorok biasanya mengalami tidur yang tidak nyenyak. Akibatnya, tubuh mudah lelah, mengantuk di siang hari, dan sulit berkonsentrasi.

2. Memicu Sleep Apnea

Ngorok berat dapat menjadi gejala sleep apnea, yaitu kondisi ketika pernapasan berhenti sementara saat tidur. Gangguan ini menyebabkan tubuh kekurangan oksigen dan dapat terjadi berulang kali dalam semalam.

3.Meningkatkan resiko penyakit jantung

Kurangnya oksigen akibat gangguan napas saat tidur dapat meningkatkan tekanan darah dan memperberat kerja jantung. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

4.Mengganggu kesehatan mental

Kurang tidur akibat ngorok dapat memicu stres, mudah marah, serta menurunkan produktivitas sehari-hari. Kondisi ini juga berdampak pada kualitas hidup dan hubungan sosial.

5.Berbahaya saat berkendara atau bekerja

Rasa kantuk berlebihan di siang hari akibat tidur yang terganggu membuat seseorang lebih rentan mengalami kecelakaan kerja maupun kecelakaan lalu lintas.

Cara Mengurangi Kebiasaan Ngorok

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi ngorok antara lain:

  • Menjaga berat badan ideal
  • Tidur dengan posisi miring
  • Menghindari alkohol sebelum tidur
  • Berhenti merokok
  • Menjaga pola tidur teratur
  • Memeriksakan diri ke dokter jika ngorok disertai henti napas atau sesak saat tidur

Ngorok bukan sekadar gangguan suara saat tidur, tetapi bisa menjadi tanda masalah kesehatan serius. Jika terjadi terus-menerus dan disertai gejala seperti mudah lelah, mengantuk berlebihan, atau napas terhenti saat tidur, pemeriksaan medis sangat dianjurkan agar kondisi tidak berkembang menjadi penyakit yang lebih berbahaya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....