Faktor Risiko dan Pemicu Autoimun yang Perlu Diketahui

  • 19 Mei 2026 17:03 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID,Manado - Penyakit autoimun merupakan kondisi ketika sistem kekebalan tubuh keliru menyerang sel dan jaringan sehat di dalam tubuh. Kondisi ini lebih sering dialami wanita dibanding pria, terutama pada usia produktif. Beberapa jenis penyakit autoimun yang umum terjadi pada wanita antara lain Lupus, Rheumatoid Arthritis, Hashimoto's Thyroiditis, dan Multiple Sclerosis.

Para ahli menyebut bahwa faktor hormonal menjadi salah satu alasan utama wanita lebih rentan mengalami gangguan autoimun. Hormon estrogen diduga dapat memengaruhi respons sistem imun sehingga lebih aktif dibanding pria. Selain faktor hormon, riwayat keluarga juga berperan penting. Wanita yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit autoimun memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi serupa.

Mayo clinic-Autoimmune Diseases mengatakan Selain faktor genetik, gaya hidup dan lingkungan juga dapat menjadi pemicu munculnya penyakit autoimun. Stres berkepanjangan diketahui dapat memicu peradangan dalam tubuh dan mengganggu keseimbangan sistem imun. Kurang tidur, pola makan tidak sehat, serta kebiasaan merokok juga dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan autoimun.

Infeksi virus atau bakteri tertentu juga diduga dapat memicu reaksi autoimun pada sebagian orang. Dalam beberapa kasus, paparan bahan kimia, polusi udara, hingga sinar ultraviolet berlebihan dapat memperburuk kondisi penderita autoimun, terutama pada pasien lupus.

Wanita juga perlu lebih waspada terhadap perubahan tubuh yang sering dianggap sepele. Gejala seperti mudah lelah, nyeri sendi, ruam kulit, rambut rontok, demam berulang, hingga gangguan pencernaan dapat menjadi tanda awal penyakit autoimun. Karena gejalanya sering menyerupai penyakit lain, banyak kasus autoimun terlambat terdiagnosis.

Penerapan pola hidup sehat menjadi langkah penting untuk membantu menurunkan risiko penyakit autoimun. Mengelola stres, rutin berolahraga, menjaga kualitas tidur, serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh tetap stabil. Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga dianjurkan, terutama bagi wanita yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit autoimun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....