Beberapa Kebiasaan Buruk sebelum Tidur yang Perlu Dihindari
- 16 Apr 2026 11:18 WIB
- Manado
RRI.CO.ID,Manado - Banyak orang tidak menyadari bahwa kebiasaan kecil sebelum tidur dapat berdampak besar terhadap kualitas istirahat dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Sejumlah ahli kesehatan mengingatkan pentingnya menghindari beberapa kebiasaan buruk yang sering dilakukan menjelang waktu tidur.
Dikutip dari laman eigeradventure.com,berikut beberapa kebiasaan buruk sebelum tidur yang harus kita hindari:
1.Makan besar sebelum tidur
Makan berat sebelum tidur membuat sistem pencernaan tetap aktif untuk beberapa saat. Akibatnya, muncul gejala mulas atau sakit perut ketika kita berbaring di tempat tidur. Selain itu, makan besar sebelum tidur juga dapat meningkatkan intensitas buang air kecil yang dapat mengganggu kenyamanan kita.
Ahli gizi menyarankan untuk menghindari makan berat setidaknya 3 jam sebelum tidur untuk mengurangi risiko gangguan pencernaan.
2.Hindari kafein pada malam hari
Pada dasarnya, kafein sudah terkandung dalam minuman panas, makanan, dan obat-obatan yang kita konsumsi. Kebanyakan asupan kafein dapat menjadi stimulan yang berguna meningkatkan kewaspadaan. Kafein dapat meningkatkan produksi hormon adrenalin yang dapat mencegah zat pemicu tidur seperti adenosin.
Ditambah lagi, butuh sekitar 6 jam bagi setengah kafein dalam tubuh untuk dihilangkan. Oleh karena itu, dianjurkan untuk tidak mengonsumsi kafein 6 jam sebelum tidur.
3.Kondisi tubuh yang tegang
Meskipun kita tidak mengonsumsi kafein dan makan besar, kondisi tubuh yang tegang bisa membuat kita kesulitan untuk tidur. Sebagian orang memikirkan banyak hal sebelum tidur yang menyebabkan kecemasan, ketakutan, atau kekhawatiran.
Akibatnya,otak tetap dalam kondisi terjaga dan semakin sulit untuk beristirahat. Cobalah mengalihkan perhatian dengan membaca buku.
4.Kebiasaan merokok
Nikotin yang masuk ke tubuh dalam waktu 4 jam sebelum tidur dikatakan dapat mengganggu kualitas tidur. Menurut Nytol,nikotin terbukti lebih merusak kualitas tidur dibandingkan kafein atau minuman berenergi.
5.Tidur ditempat yang kurang kondusif
Suasana sekitar yang berisik, terlalu dingin, atau terlalu panas bisa mengganggu kenyamanan kita saat tidur. Cobalah matikan lampu, perangkat elektronik, dan kurangi suhu AC sebelum tidur. Cara ini dapat membantu meningkatkan kenyamanan kita saat tidur dan mencegah insomnia.
6.Menggunakan ponsel sebelum tidur
Kebiasaan scrolling media sosial sebelum tidur dapat menyebabkan insomnia. Penelitian menunjukkan bahwa memainkan ponsel dapat menyita banyak waktu tidur, merangsang otak agar tetap aktif, dan menekan produksi hormon tertentu akibat pancaran cahaya biru.
Hindari memainkan ponsel sebelum tidur jika tidak ada kebutuhan yang mendesak.
7.Terlalu lama tidur siang
Tidur siang memang memiliki dampak baik bagi kesehatan. Namun, tidur siang terlalu lama dapat memicu insomnia pada malam hari.
Akibatnya,kita akan mengalami kurang tidur saat malam hari dan sering mengantuk pada siang hari. Hal ini bisa menyebabkan gangguan tidur sleep apnea.
8.Menggunakan kamar sebagai ruang kerja
Menempatkan televisi, komputer, dan meja kerja di kamar tidur bisa menyebabkan insomnia. Sebab, tubuh kita terbiasa melakukan berbagai aktivitas berat di dalam kamar yang seharusnya digunakan untuk tidur.
Berbagai perangkat tersebut juga dapat menjadi stimulan yang membuat otak tetap aktif bahkan ketika akan tidur.
9.Berolahraga pada malam hari
Jika kita tidak punya cukup waktu untuk berolahraga pada pagi hari, disarankan untuk berolahraga pada sore hari atau akhir pekan.
Berolahraga pada malam hari berpotensi mengganggu kualitas tidur. Terutama aktivitas olahraga berat yang dapat meningkatkan suhu tubuh, detak jantung, dan merangsang sistem saraf.
10.Menonton TV terlalu lama
Hasil studi yang dimuat dalam Journal of Clinical Sleep Medicine menunjukkan bahwa orang yang sering menghabiskan waktu untuk menonton tv atau film memiliki kemungkinan 98% lebih tinggi mengalami gangguan tidur.
Terlebih lagi jika kita menonton film drama atau serial yang memiliki banyak episode. Hal ini berpotensi menyebabkan insomnia.
11.Bekerja lembur
Jam kerja yang terlalu lama terbukti menjadi faktor risiko gangguan tidur. Terlebih lagi jika kita menyelesaikan pekerjaan di atas ranjang.
Menurut jurnal Impact of Working Hours on Sleep and Mental Health,waktu kerja yang terlalu lama juga berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental, seperti hipertensi, penyakit kardiovaskular, diabetes, dan depresi.
12.Menyepelekan waktu tidur
Banyak orang yang ingin menyelesaikan pekerjaan lebih awal agar bisa tidur lebih cepat. Sebagian lagi ingin segera liburan untuk melepas penat.
Sayangnya, begitu mereka mempunyai banyak waktu, durasi tidur seringkali tidak diperhatikan. Waktu yang dimiliki justru dihabiskan untuk hang out hingga dini hari, main game, atau scrolling media sosial.
Akibatnya, punya waktu atau tidak, jam tidur kita tetap berkurang. Hal ini menjadi kebiasaan buruk yang dapat mengubah pola tidur secara berkepanjangan.
Meski demikian, berolahraga juga terbukti dapat meningkatkan kualitas tidur. Selain itu, melakukan kegiatan rekreasi juga membantu menjaga kesehatan mental dan pikiran.
Dengan memperbaiki kebiasaan sebelum tidur, diharapkan kualitas istirahat meningkat dan kesehatan tubuh tetap terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....