Camat Tombariri Dampingi BPBD Sulut Gelar Sosialisasi KIE Rawan Bencana

  • 23 Jul 2026 15:44 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minahasa –Camat Tombariri mendampingi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara dalam kegiatan Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana yang digelar di Kecamatan Tombariri, Rabu(22/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya gempa bumi dan tsunami yang berpotensi terjadi di wilayah pesisir.

Dalam sambutannya, Camat Yelly S mengapresiasi BPBD Provinsi Sulawesi Utara yang terus memberikan edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko bencana. Menurutnya, pemahaman masyarakat mengenai mitigasi bencana menjadi langkah penting dalam membangun budaya tanggap dan siap siaga menghadapi situasi darurat.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Dery Unso, S.Sos, yang membahas secara komprehensif mengenai mitigasi gempa bumi dan mitigasi tsunami. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa bumi, termasuk pentingnya mengenali jalur evakuasi, titik kumpul, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai mitigasi tsunami, mulai dari mengenali tanda-tanda awal, pentingnya segera melakukan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi setelah terjadi gempa kuat di wilayah pesisir, hingga perlunya membangun kesiapsiagaan keluarga dan komunitas melalui latihan evakuasi secara berkala.

Peserta yang terdiri atas perangkat kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta unsur terkait mengikuti kegiatan dengan antusias. Sesi diskusi berlangsung interaktif, dengan berbagai pertanyaan seputar langkah-langkah penyelamatan diri dan upaya pengurangan risiko bencana di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan Sosialisasi KIE Rawan Bencana ini, diharapkan masyarakat Kecamatan Tombariri semakin memahami pentingnya mitigasi bencana, sehingga mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi apabila sewaktu-waktu terjadi bencana alam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....