Mengapa Orang Melakukan Breadcrumbing dalam Hubungan?

  • 07 Mei 2026 12:53 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID,Manado -Fenomena breadcrumbing semakin sering dibicarakan di era digital. Istilah ini merujuk pada perilaku seseorang yang memberi perhatian kecil secara tidak konsisten seperti pesan singkat,emoji, atau janji manis untuk menjaga ketertarikan orang lain tanpa niat membangun hubungan yang serius. Banyak orang akhirnya merasa “digantung” dalam hubungan semacam ini.

Psikolog menyebut ada beberapa alasan yang membuat seseorang melakukan breadcrumbing. Salah satunya adalah keinginan untuk mendapatkan perhatian dan validasi emosional. Pelaku merasa senang ketika mengetahui ada seseorang yang terus menunggu atau memperhatikannya, sehingga hal tersebut meningkatkan rasa percaya diri mereka.

Dikutip dari laman hellosehat.com,Lantas mengapa orang melakukan breadcrumbing?ini alasannya:

1.Tidak ingin berkomitmen

Banyak orang merasa ide komitmen dalam hubungan terlalu berat. Mereka ingin tetap terhubung tetapi tidak memiliki minat atau ketersediaan emosional untuk hubungan yang lebih dalam.

Mereka mungkin merasa tertarik dan menikmati percakapan,tetapi tidak siap untuk bekerja menuju hubungan yang berarti. Ini bisa sangat membingungkan bagi Anda yang mencari komitmen jangka panjang.

2.Tidak siap melepaskan

Mantan pasangan yang mengganggu juga bisa melakukan breadcrumbing. Meskipun hubungan sudah berakhir, mereka tetap mengirim pesan atau foto sesekali. Ini bisa membingungkan, terutama jika masih ada perasaan yang tersisa. Mereka mungkin ingin tetap berteman atau menguji apakah masih ada kemungkinan hubungan tanpa status.

3.Merasa kesepian

Seseorang yang kekurangan pertemanan dan hubungan sehat mungkin merasa lebih mudah mempertahankan beberapa koneksi yang dangkal. Fenomena ini menjadi cara mereka untuk memenuhi kebutuhan sosial tanpa menyadari bahwa hubungan dangkal tidak akan menghilangkan rasa kesepian.

4.Ingin membuat rencana cadangan

Beberapa orang menggunakan breadcrumbing untuk menjaga koneksi dengan Anda jika hubungan mereka saat ini tidak berhasil. Mereka membuat rencana ambigu dan tidak kunjung membangun hubungan dengan Anda karena sudah memiliki pasangan.

Para ahli hubungan menyarankan pentingnya komunikasi yang jelas dan batasan yang sehat untuk menghindari pola hubungan seperti ini. Jika seseorang terus memberikan perhatian yang tidak konsisten dan menghindari pembicaraan serius tentang hubungan, hal tersebut dapat menjadi tanda adanya perilaku breadcrumbing.

Kesadaran akan pola hubungan yang tidak sehat dinilai penting agar seseorang tidak mudah terjebak dalam hubungan yang penuh ketidakpastian dan dapat menjaga kesehatan emosionalnya dengan lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....