Mengenal Makna Kue Keranjang di Perayaan Imlek

  • 14 Feb 2026 17:06 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Kue Keranjang dikenal sebagai Nian Gao dalam bahasa Mandarin, adalah kue tradisional yang terbuat dari beras ketan dan gula. Kue ini memiliki tekstur lengket dan berwarna coklat keemasan. Kue Keranjang merupakan hidangan wajib dalam perayaan Tahun Baru Imlek dan memiliki banyak makna simbolis.

Adapun sejarah kue keranjang sudah ada sejak berabad - abad lalu di Tiongkok. Asal usulnya masih diperdebatkan, namun beberapa teori menyebutkan bahwa kue ini pertama kali dibuat pada masa Dinasti Zhou ( 1046 - 256 SM ). Pada saat itu, kue keranjang digunakan sebagai persembahan kepada leluhur dan para dewa.

Kue keranjang memiliki banyak makna simbolis dalam tradisi Imlek. Berikut beberapa contohnya :

* Keberuntungan dan Kemakmuran

Kata "Nian Gao" dalam bahasa Mandarin memiliki pengucapan yang mirip dengan " semakin tinggi dari tahun ke tahun". Oleh karena itu, kue keranjang dilambangkan sebagai harapan untuk mendapatkan keberuntungan dan kemakmuran yang semakin meningkat di tahun baru.

* Kerekatan dan Persatuan Keluarga

Bentuk kue keranjang yang bulat melambangkan kesatuan dan keutuhan keluarga. Tradisi menyantap kue keranjang bersama keluarga saat Imlek diharapkan dapat memperkuat hubungan dan rasa kekeluargaan.

* Kegigihan dan Ketekunan

Proses pembuatan kue keranjang yang membutuhkan waktu lama dan ketekunan melambangkan harapan untuk memiliki semangat yang pantang menyerah dalam menghadapi tantangan di tahun baru.

* Keberuntungan dan Rejeki yang Berlimpah

Warna cokelat pada kue keranjang melambangkan tanah, yang merupakan sumber kehidupan dan rejeki. Oleh karena itu, kue keranjang diyakini dapat membawa keberuntungan dan rejeki yang berlimpah bagi yang memakannya.

* Kesuksesan dan Kenaikan Jabatan

Tekstur kue keranjang yang lengket melambangkan harapan untuk meraih kesuksesan dan peningkatan dalam karir atau jabatan.

Kue keranjang bukan hanya hidangan lezat dan simbolis, tetapi juga menjadi bagian penting dalam tradisi dan budaya masyarakat Tionghoa. Kue ini menjadi pengingat tentang nilai-nilai penting seperti keluarga, ketekunan, dan optimisme dalam menyambut tahun baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....