Ibadah Sengsara Pagi Jemaat Diteguhkan Iman

  • 24 Feb 2026 07:09 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID,Minahasa — Jemaat GMIM Petra Poopoh kembali melaksanakan Ibadah Minggu Sengsara pada Minggu pagi dengan suasana penuh penghayatan dan kekhusyukan.

Ibadah dipimpin oleh Khadim Pdt. Marcel Wayong, S.Th. Dalam khotbahnya, Pdt. Wayong mengajak seluruh jemaat untuk memaknai masa sengsara sebagai momentum refleksi diri, pertobatan, dan pembaruan hidup di dalam Tuhan.

Ia menegaskan bahwa penderitaan Kristus bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan bukti kasih Allah yang begitu besar bagi umat manusia. Oleh karena itu, setiap orang percaya dipanggil untuk hidup dalam ketaatan, kerendahan hati, serta kesetiaan mengikuti kehendak Tuhan.

“Masa sengsara mengingatkan kita akan harga yang mahal yang telah dibayar Kristus bagi keselamatan kita. Karena itu, mari kita hidup sebagai pribadi yang terus diperbarui dan menjadi berkat bagi sesama,” ujarnya dalam renungan.

Jemaat mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan penuh kesungguhan, mulai dari pujian, doa, hingga pemberitaan firman. Ibadah Minggu Sengsara pagi ini menjadi sarana penguatan iman bagi jemaat untuk tetap teguh dalam pengharapan dan kasih, serta mempersiapkan hati menyambut perayaan Paskah.

Melalui ibadah ini, diharapkan seluruh warga jemaat semakin memahami makna pengorbanan Kristus dan semakin bertumbuh dalam kehidupan rohani yang berkenan kepada Tuhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....