Minahasa Targetkan Jadi Sentra Baru Produksi Bawang Merah

  • 04 Sep 2026 15:15 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minahasa - Pemerintah Kabupaten Minahasa menargetkan wilayahnya menjadi sentra baru produksi bawang merah di Sulawesi Utara. Target tersebut didorong keberhasilan petani mengadopsi teknologi pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas.

Hal itu disampaikan dalam panen raya bawang merah yang dihadiri Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang bersama Perwakilan Bank Indonesia di Kecamatan Langowan, Rabu (2/9/2026). Panen raya dipusatkan di lahan Kelompok Tani Tumoutow, Desa Wolaang, Kecamatan Langowan Timur. Rangkaian kegiatan juga dilanjutkan dengan peninjauan kebun benih bawang merah di Desa Taraitak, Kecamatan Langowan Utara.

Keberhasilan produksi bawang merah tersebut merupakan hasil dari program peningkatan kapasitas petani serta studi banding ke Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Melalui kegiatan tersebut, petani Minahasa memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru mengenai teknik budidaya bawang merah yang lebih modern.

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang mengapresiasi dukungan Bank Indonesia yang telah memfasilitasi pelatihan dan peningkatan kapasitas petani. Menurutnya, penerapan pengetahuan yang diperoleh dari Enrekang telah membantu petani meningkatkan produktivitas bawang merah.

“Melalui adopsi ilmu dari Enrekang, petani kini berhasil meningkatkan produktivitas bawang merah,” ujar Vanda.

Vanda mengatakan, Pemerintah Kabupaten Minahasa berkomitmen mendorong pengembangan komoditas bawang merah secara berkelanjutan. Salah satunya dengan memperluas pemasaran hasil panen agar dapat menjangkau pasar di luar daerah.

Selain pemasaran, pemerintah daerah juga mendorong transformasi petani konvensional menjadi petani modern melalui pemanfaatan teknologi dan sarana produksi pertanian. Pemkab Minahasa berupaya memfasilitasi kebutuhan petani, termasuk penyediaan alat semprot atau sprayer untuk mendukung peningkatan hasil produksi.

“Pemerintah daerah juga berupaya memfasilitasi kebutuhan sarana produksi seperti alat semprot (sprayer) guna mendongkrak hasil pertanian,” tambahnya.

Pengembangan bawang merah di Langowan diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi petani. Keberadaan kebun benih juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan produksi dan ketersediaan benih berkualitas.

Kegiatan panen raya turut dihadiri Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara Purwanto, jajaran kepala dinas Pemerintah Kabupaten Minahasa, camat se-Langowan Raya, penyuluh pertanian serta perwakilan kelompok tani setempat.

(Jeff Assa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....