Transportasi Kereta Api Sumut Didorong Maju Meski Hadapi Banyak Tantangan
- 16 Jul 2026 09:42 WIB
- Manado
Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata sekaligus Dewan Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, menilai keberhasilan pengembangan transportasi berbasis rel tidak cukup hanya mengandalkan tarif murah.
"Masyarakat akan menjadikan kereta api sebagai pilihan utama apabila mampu memberikan kepastian waktu tempuh, tingkat keselamatan yang tinggi, serta konektivitas yang baik dengan moda transportasi lainnya," ujar Djoko.
Menurutnya, pemerintah juga perlu mempercepat peningkatan kapasitas lintasan yang masih menggunakan jalur tunggal.
"Selama kapasitas lintasan belum ditingkatkan, ruang untuk menambah frekuensi perjalanan akan selalu terbatas dan berpotensi menimbulkan keterlambatan berantai ketika terjadi gangguan operasional," katanya.
Djoko menambahkan, keselamatan di pelintasan sebidang harus menjadi prioritas utama melalui pembangunan pelintasan tidak sebidang, penutupan pelintasan liar, serta peningkatan disiplin pengguna jalan.
"Kereta api bukan sekadar alat angkut penumpang, tetapi instrumen pembangunan wilayah. Jika terintegrasi dengan kawasan industri, pelabuhan, bandara, dan destinasi wisata, manfaat ekonominya akan jauh lebih besar dibanding hanya diukur dari jumlah penumpang," ucapnya.
Menurut Djoko, masa depan layanan kereta api di Sumatera Utara sangat bergantung pada percepatan modernisasi prasarana, peningkatan keselamatan perjalanan, serta penguatan integrasi antarmoda agar transportasi berbasis rel semakin kompetitif dan mampu menjadi pilihan utama masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....