Disparbud Malang Dampingi Dua Desa Wisata untuk Perkuat Pengelolaan Pariwisata
- 09 Agt 2026 13:10 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang kembali menggelar Program Pendampingan Desa Wisata 2026 dengan menyasar Desa Wisata Poncokusumo di Kecamatan Poncokusumo dan Desa Wisata Ngawonggo di Kecamatan Tajinan.
Program tersebut resmi dimulai melalui kegiatan pembukaan di Balai Dusun Drigu, Desa Poncokusumo, akhir Juli. Tahun ini, Disparbud Kabupaten Malang menggandeng CV Kreol Indonesia dan East Java Ecotourism Forum (EJEF) sebagai mitra pendamping.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Disparbud Kabupaten Malang, Ir. Budi Susilo, mengatakan pendampingan diperlukan untuk mengidentifikasi potensi yang dimiliki masing-masing desa sekaligus memperkuat pengelolaannya.
"Pendampingan Desa Wisata ini merupakan sebuah kebutuhan bagi desa. Harapan kami, melalui kegiatan ini kita dapat mengidentifikasi berbagai potensi yang ada di masing-masing desa. Tujuannya agar manajemen pengelolaan desa wisata meningkat, kunjungan wisatawan bertambah, dan pada akhirnya berdampak pada peningkatan perputaran ekonomi masyarakat desa," ujarnya, Minggu (9/8/2026).
Budi mengatakan pendampingan akan dilakukan secara langsung dengan melibatkan pengelola desa wisata dan tenaga yang memiliki pengalaman di bidang pariwisata berbasis masyarakat.
Fasilitator EJEF, Rachmanu Tri Anugerah, mengatakan pendekatan pengembangan desa wisata berbeda dengan pengelolaan daya tarik wisata pada umumnya. Menurutnya, desa wisata perlu mengolah potensi yang sudah dimiliki menjadi pengalaman wisata yang dapat ditawarkan kepada pengunjung.
"Desa Wisata ini berbeda dengan Daya Tarik Wisata pada umumnya. Kalau DTW harus menciptakan daya tarik, Desa Wisata ini justru sudah memiliki hal-hal menarik yang tidak dimiliki tempat lain. Baik Poncokusumo maupun Ngawonggo sudah punya itu. Tugas kita sekarang adalah bagaimana mengelola dan mengkoneksikannya menjadi sebuah paket perjalanan wisata yang menarik dan berkesan bagi wisatawan," jelasnya.
Kepala Desa Poncokusumo, Syamsul Mulio, menyatakan pemerintah desa bersama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) siap mengikuti program pendampingan tersebut.
Program Pendampingan Desa Wisata merupakan agenda rutin Disparbud Kabupaten Malang. Pendampingan tahun ini diarahkan untuk memperkuat kualitas pelayanan, kelembagaan, dan pengelolaan desa wisata agar lebih profesional dan berkelanjutan.
Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap potensi wisata di Poncokusumo dan Ngawonggo dapat dikelola secara lebih terintegrasi sekaligus memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....