Tradisi Pesisiran Kota Pasuruan, Berhasil Dipertahankan Sampai Sekarang
- 29 Jun 2026 15:03 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Pasuruan - Tradisi pesisiran “Petik Laut” di kawasan Pelabuhan Kota Pasuruan, Minggu (28/6/2026) pagi, hingga kini terus dilestarikan.
Ribuan pasang mata menyemut di sepanjang jalan menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo. Mereka antusias menyaksikan gelaran tahunan Petik Laut 2026, sebuah ritual sakral sekaligus pesta budaya yang meriah.
Bagi para nelayan lokal, agenda ini bukan sekadar rutinitas kalender. Sahlan (48), salah seorang nelayan senior asal Ngemplakrejo yang ikut mengawal sesaji, menuturkan betapa sakralnya momen petik laut bagi komunitasnya.
"Setahun penuh kami mengambil rezeki dari perairan Pasuruan, lewat doa bersama dan larung ini kami berharap tangkapan tahun depan makin berkah, melimpah, serta dijauhkan dari badai," ungkap Sahlan, sembari menatap takzim ke arah perahu sesaji.
Rangkaian ritual itu sejatinya telah dimulai sejak malam sebelumnya. Suasana khidmat menyelimuti TPI Ngemplakrejo saat ratusan nelayan berkumpul, mengumandangkan ayat-ayat suci Al-Qur'an dalam pengajian berkah, dilanjutkan dengan doa bersama.
Menariknya, pesona Petik Laut Pasuruan 2026 kali ini tidak hanya memikat warga lokal. Agenda tahunan ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Konsulat Jenderal Australia di Surabaya.
Kehadiran delegasi internasional tersebut menjadi sinyal kuat bahwa potensi wisata budaya berbasis kearifan lokal di Kota Pasuruan mulai dilirik oleh dunia luar.
Tak pelak, kerumunan penonton juga mendatangkan rezeki nomplok bagi para pelaku usaha kecil di sekitar pelabuhan. Aminah (37), warga Panggungrejo yang membuka lapak makanan dadakan di dekat rute kirab, mengaku kewalahan melayani pembeli.
"Alhamdulillah, mas. Ramainya luar biasa dari pagi. Kalau bisa acara budaya seperti ini sering diadakan, ekonomi warga kecil seperti kami benar-benar terbantu karena dagangan cepat habis," kata Aminah dengan nada semringah.
Sementara itu, Wali Kota Pasuruan, H. Adi Wibowo, yang hadir langsung bersama Wakil Wali Kota, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Ketua DPRD Kota Pasuruan, tampak larut dalam kemeriahan acara.
Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Mas Adi tersebut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat, pengelola TPI Ngemplakrejo, dan panitia yang telah bahu-membahu menyukseskan acara.
"Petik Laut yang kita laksanakan ini bukan sekadar merawat tradisi dan warisan dari para leluhur. Lebih dari itu, ini adalah bagian dari ikhtiar kolektif kita bersama, khususnya para nelayan dan pelaku sektor perikanan agar dari tahun ke tahun tingkat kehidupannya semakin baik," tegas Mas Adi.
Mas Adi menambahkan, antusiasme warga yang terus melonjak dari tahun ke tahun membuktikan bahwa Petik Laut telah bertransformasi menjadi magnet wisata yang kuat.
"Petik Laut kali ini terasa jauh lebih ramai. Ini menunjukkan potensi wisata budaya kita mampu bergerak linier dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Sektor UMKM, warung-warung pesisir, hingga jasa transportasi semua kecipratan berkah," imbuh Mas Adi penuh optimisme.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....