Asyiknya Eksplore Sumberawan Singosari jelang HUT ke-4 JWM di Pamotan Dampit

  • 26 Mei 2026 13:17 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Lari santai ala Jogging Wisata Malang (JWM) sambangi rute ikonik wilayah Malang Utara. Kegiatan run for tourism eksplore JWM kali ini dari cagar budaya Candi Sumberawan di Dusun Sumberawan, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

JWM Eksplore Candi Sumberawan berlangsung pada Minggu (24/5/2026). Berlari santai dari salah satu situs budaya sejarah di Malang Utara merupakan salah satu rangkaian Road to 4th JWM Anniversary.

Peringatan HUT ke-4 JWM dijadwalkan pada Minggu (12/7/2026). Berlokasi kembali seperti 3rd Anniversary tahun lalu di salah satu desa wisata tempat pendiri JWM berlari perdana pada medio 2022.

Yakni di Wisata Banyu Umbulan, Dusun Umbulrejo, Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Adapun aktivitas Explore Sumberawan Road to 4th JWM Anniversary hampir serupa dengan di Pamotan, Dampit sejauh lebih dari 6 kilometer.

Hanya beda di keberadaan candi dan kebun jeruk, rutenya sama-sama menyisiri sungai dari sumber alami. Melewati pinggiran hamparan sawah terasiring, peserta diajak lari di tengah beberapa perkebunan dan hutan.

Rute eksplore Sumberawan ke utara candi berada di lereng Gunung Arjuno memanjakan mata peserta. Baik peserta muda maupun peserta kelompok keluarga yang mengajak bayi maupun anak-anak hingga sanak keluarga.

Start sekitar pukul 06.50 WIB, peserta dilepas dari camping ground. Lokasinya bersebelahan stupa kuno di kaki Gunung Arjuno (tertinggi kedua 3.339 meter di Jatim setelah Gunung Semeru 3.676 meter di atas permukaan laut).

Kemudian menyusuri jalan tanah tepi sungai melewati terasiring sawah terlihat Taman Arjuno di seberang tenggara atau sisi kanan dan pematang sungai di sisi kiri yang ditumbuhi barongan bambu.

Sampai habis jalan tanah, melewati Kali Sabrangan (Kalsa) di persimpangan Jalan Sumberawan Gunungrejo, Glatik. Lalu, belok kiri sampai perempatan yang ditandai gapura di kiri jalan.

Selanjutnya di pertigaan ketiga belok kanan hingga perempatan Jalan Arjuna-Jalan Candirawan. Setelah itu belok kiri melalui D’alas Coffee Sumber Awan hingga perkebunan jeruk dan pinus Bodean Krajan, Toyomarto.

Rute kemudian belok kiri ke selatan menuju camping ground Candi Sumberawan melalui timur Sumber Kembar dan Pring Siji. Sampai pertigaan sekitar Kali Krewen Lor belok kanan ke barat.

Terus melewat tanjakan rawan dan utara Rumah Dupa Ratu Kendedes kembali ke lokasi finis serta refreshment. Sampai finis peserta istirahat sesaat dan berlanjut sharing sesion Tren Tektok Gunung Antara Fomo dan Bahaya.

Dua narasumber, Ketua Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Kabupatan Malang Freda Adi Wardana bersama Divisi Trail JWM Triyono Budi Utomo saling memaparkan referensi dan pengalamannya.

Hampir 100 peserta dan panitia yang mengikuti sharing sesion hampir 60 menit terlihat antusias. Mengingat latar belakang Freda merupakan pelari ultra di atas lari maraton 42 kilometer maupun Triyono sebagai tenaga kesehatan penggiat lari lintas alam terhitung langka di tanah air.

Apalagi Freda pada Juli 2022 pernah tergabung dalam tim Search and Rescue (SAR). Misi pencarian dan penyelamatan peserta lari ekstrim lintas Gunung Arjuno-Welirang di di empat kabupaten/kota (Kab Pasuruan, Kab Mojokerto, Kota Batu, dan Kab Malang) sejauh 116 kilometer yang hilang tersesat.

Setelah hampir tiga hari raib, pelari asal Jakarta ditemukan di Dusun Sriti, Desa Toyomarto, Singosari. ''Curah Sriti dari sini (Candi Sumberawan) sekitar 6 kilometer,'' kenang pria kelahiran 1995 dari Kecamatan Kasembon, perbatasan Kabupaten Malang-Kabupaten Kediri itu.

Sedangkan Triyono yang penghobi lari melintasi pegunungan menekankan potensi bahaya hipotermia dan lapartermia jika memaksakan tektok. Apalagi jika sampai minim persiapan fisik maupun bekal.

''Di gunung, tidak ada kamus atau istilah menemukan jalan baru. Jika merasa tersesat, idealnya kembali ke rute awal,'' saran pria yang berdomisili di lereng Gunung Bromo di Kecamatan Jabung, Malang sisi timur yang berbatasan dengan Kabupaten Pasuruan tersebut. (Nana)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....