Red Panda Jadi Favorit Wisatawan Secret Zoo Batu

  • 11 Nov 2025 17:32 WIB
  •  Malang

KBRN, Batu : Red panda menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung ke Batu Secret Zoo, bagian dari kawasan Jawa Timur Park 2 (JTP 2).

Sejak kehadirannya beberapa waktu lalu, satwa lucu berbulu merah kecokelatan asal pegunungan Himalaya ini menjadi favorit pengunjung karena tampilannya yang menggemaskan dan statusnya sebagai satwa langka dunia.

Manajer Marketing Public Relation Jatim Park Group, Titik S. Ariyanto, mengatakan bahwa tren kunjungan wisatawan ke Batu Secret Zoo saat ini menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap area koleksi red panda.

“Kami melihat tren pengunjung sekarang memang tertuju pada red panda. Satwa ini menjadi ikon baru yang menonjol di Secret Zoo karena keunikannya dan daya tarik visual yang kuat,” ujarnya kepada RRI Malang, Selasa (11/11/2025).

Baca Juga : Jatim Park Hadirkan Halloween Jurassic Fear Fest 2025

Menurutnya, red panda yang kini menghuni Batu Secret Zoo merupakan hasil kerja sama internasional antara Jatim Park Group dan Japanese Association of Zoos and Aquariums (JAZA). Program ini menjadi bagian dari upaya konservasi dan edukasi satwa langka yang dilakukan oleh pihak pengelola.

“Selain menambah koleksi, kami juga ingin memperkuat pesan edukasi dan konservasi. Red panda adalah spesies yang terancam punah, sehingga kehadirannya di sini sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap pelestarian satwa,” jelas Titik.

Batu Secret Zoo kini memiliki dua ekor red panda bernama Kaito dan Fujimaru yang didatangkan langsung dari Jepang pada pertengahan tahun 2024. Keduanya menempati kandang khusus dengan lingkungan menyerupai habitat alaminya di hutan pegunungan yang sejuk.

Baca Juga : Anak Gajah Sumatra Batu Secret Zoo Bernama "Diah"

Area ini didesain agar pengunjung dapat menyaksikan perilaku red panda secara alami, mulai dari memanjat, tidur di dahan, hingga makan bambu kesukaannya.

Red panda (Ailurus fulgens) dikenal sebagai mamalia berukuran kecil dengan bulu tebal berwarna merah bata, ekor panjang bergelang, dan wajah menyerupai rakun. Meski tergolong dalam ordo karnivora, hewan ini lebih banyak memakan bambu, buah, dan telur burung. Di alam liar, populasinya terus menurun akibat hilangnya habitat dan perburuan.

Meningkatnya minat pengunjung untuk melihat red panda turut berdampak positif terhadap jumlah wisatawan di Batu Secret Zoo, terutama menjelang musim liburan akhir tahun.

“Kami optimistis red panda menjadi magnet baru yang memperkuat posisi Batu Secret Zoo sebagai destinasi edukasi satwa modern di Indonesia,” pungkas Titik.

Baca Juga : Batu Secret Zoo Edukasi Konservasi Harimau

Dengan kombinasi antara hiburan dan edukasi, kehadiran red panda di Batu Secret Zoo tidak hanya menambah daya tarik wisata, tetapi juga memperkuat peran lembaga konservasi dalam menjaga keberlangsungan satwa langka dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....