Iman, Kunci Ketenangan Hati di Tengah Badai Kehidupan
- 06 Okt 2025 21:58 WIB
- Malang
KBRN, Malang: Setiap orang pasti menghadapi “badai” kehidupan. Bentuknya bisa beragam—ujian ekonomi, masalah keluarga, tekanan pekerjaan, bahkan penyakit. Namun yang paling penting adalah bagaimana seseorang menata hati ketika badai itu datang.
Selain itu, keuatan iman juga menjadi kunci penting dalan menakhlukkan berbagai macam badai kehidupan.
Kunci inilah yang dibagikan oleh Ustadzah Hj. Maisyaroh dalam Program religi Mutiara Pagi RRI Malang, Selasa (30/9/2025) pagi. Dalam tema “Ketenangan Hati di Tengah Badai Kehidupan" Ustadzah Hj. Maisyaroh mengajak jamaah dan masyarakat untuk menyadari bahwa ketenangan bukan berarti hidup tanpa cobaan, tetapi kemampuan menjaga hati tetap jernih saat masalah datang bertubi-tubi.
“Allah nggak pernah menjanjikan hidup tanpa ujian. Yang dijanjikan adalah pertolongan dan ketenangan bagi orang yang bersabar dan kembali kepada-Nya,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa ketenangan hati lahir dari tiga hal utama: kedekatan dengan Allah, penerimaan takdir, dan pengendalian diri. Shalat dan dzikir menjadi penopang utama hati agar tidak goyah.
Dalam siaran tersebut, Ustadzah Maisyaroh juga membagikan pandangan bahwa banyak orang stres bukan karena masalahnya terlalu berat, tapi karena hati mereka terlalu jauh dari sandaran spiritual. Selain aspek iman, ia juga mengajak umat Islam untuk membangun sikap tawakal tanpa meninggalkan ikhtiar.
“Tenang itu bukan diam. Tenang itu tetap bergerak, tapi dengan hati yang yakin kepada Allah,” tegasnya.
Di akhir dialog, ia mengimbau pendengar agar tidak merasa sendirian saat diterpa cobaan. Doa, komunitas salih, dan komunikasi yang sehat dalam keluarga menjadi kunci menjaga pikiran tetap jernih.
“Kalau hati tenang, badai pun terasa seperti hujan singgah. Setelahnya, insyaAllah ada pelangi,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....