Skuad Arema FC Maksimalkan Peran Guevara dan Andre Caldas untuk Penerjemahan

  • 10 Jul 2026 08:20 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Ruang ganti Arema FC dipastikan bakal jauh lebih dinamis menyongsong bergulirnya Super League 2026-2027. Tak ada lagi sosok penerjemah khusus yang berdiri di pinggir lapangan. Sebagai gantinya, tim berjuluk Singo Edan ini memilih langkah mandiri dengan memaksimalkan potensi multibahasa yang tertanam di internal tim, khususnya melalui kolaborasi cerdas antara gelandang Julian Guevara dan asisten pelatih Andre Caldas Costa.

Konsep komunikasi yang lebih organik ini sekaligus menandai berakhirnya masa tugas Claudio de Jesus. Legenda Arema era 2000-an yang telah menjembatani komunikasi pelatih Marcos Santos selama dua musim terakhir tersebut kini resmi dilepas dan sudah tidak terlihat dalam sesi latihan sepekan terakhir.

Manajemen Arema FC sengaja menyederhanakan struktur tim agar interaksi taktis antara jajaran pelatih dan pemain bisa terjalin secara langsung tanpa perantara pihak ketiga.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menjelaskan bahwa perubahan struktur ini memang berimbas pada penyesuaian tim. “Musim depan gak ada lagi posisi translator khusus. Kami ingin mengurangi biaya operasional,” ungkap Yusrinal.

Namun di balik itu, hilangnya posisi tersebut justru menjadi momentum pembuktian kualitas adaptasi para penggawa asing Singo Edan.

Pilar utama dari strategi komunikasi baru ini bertumpu pada sosok Julian Guevara.

Gelandang petarung asal Kolombia tersebut dinilai telah sukses melebur dengan kultur sepak bola tanah air, termasuk dalam penguasaan bahasa. Kelebihan linguistik inilah yang kini dimanfaatkan manajemen untuk mencairkan instruksi taktis di lapangan, terutama saat para pemain lokal membutuhkan kejelasan instan dari tim pelatih.

“Julian sudah mampu berbahasa Indonesia dengan cukup baik. Tapi, perannya bukan sebagai translator resmi. Statusnya tetap sebagai pemain yang sesekali membantu komunikasi,” jelas pria yang akrab disapa Inal tersebut, Jumat (10/7/2026).

Selain mengandalkan modal bahasa Indonesia milik Guevara, Arema FC juga akan mengoptimalkan peran asisten pelatih Andre Caldas Costa. Andre bakal menjadi komandan komunikasi lewat penguasaan bahasa Inggrisnya. Langkah ini dinilai sangat realistis mengingat mayoritas legiun asing yang mendarat di Malang musim ini sudah fasih menggunakan bahasa internasional tersebut dalam keseharian mereka.

“Sebagian besar pemain asing kita sekarang juga bisa berbahasa Inggris. Jika diperlukan, Andre bisa membantu komunikasi. Julian hanya membantu menjelaskan jika ada hal yang kurang dipahami para pemain lokal kita dalam bahasa Indonesia,” tandas Yusrinal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....