Kasat Reskrim Polres Malang Jagokan Maroko Tembus Semifinal

  • 04 Jun 2026 11:05 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Demam Piala Dunia 2026 mulai menjangkiti berbagai kalangan, tidak terkecuali aparat penegak hukum di Malang Raya.

Menjelang kick-off turnamen sepak bola terakbar di dunia yang bakal berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut, Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Hafiz Prasetia Akbar, sudah mengantongi tim jagoannya.

Bukan Brasil, Argentina, atau Prancis yang menjadi pilihan utama perwira polisi dengan tiga balok di pundak tersebut.

Hafiz justru secara terang-terangan menjagokan timnas Maroko sebagai dark horse alias kuda hitam yang siap kembali mengejutkan dunia.

Tidak tanggung-tanggung, ia memprediksi tim berjuluk Singa Atlas itu mampu menembus babak semifinal seperti edisi sebelumnya.

Ada alasan kuat yang membuat Hafiz begitu kepincut dengan skuad asuhan Walid Regragui tersebut.

Faktor pertama tergolong unik, yakni kombinasi antara ketertarikannya pada sejarah dan ikatan emosional keluarga.

"Saya pribadi sangat menyukai sejarah Andalusia. Hubungan historis dan kultural antara Maroko dan kawasan Andalusia di Eropa Selatan itu sangat kuat," ungkap Hafiz di Mapolres Malang, kepada RRI Malang,Kamis (4/6/2026).

Menariknya, kedekatan Hafiz dengan negara Afrika Utara tersebut bukan sekadar urusan hobi membaca sejarah.

Maroko memiliki arti personal yang sangat dekat baginya, mengingat sang ayah, Yuyu Sutisna, saat ini sedang mengemban tugas negara di sana sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia.

Faktor inilah yang membuat Hafiz semakin mantap memberikan dukungan penuh kepada timnas Maroko.

Selain faktor kedekatan personal, alasan kedua murni karena kalkulasi teknis di lapangan hijau.

Menurut Hafiz, performa Maroko dalam beberapa tahun terakhir terbukti konsisten dan terus "moncer".

Kolektivitas permainan dan mentalitas bertanding tim-tim Afrika Utara saat ini dinilai sudah setara dengan raksasa Eropa dan Amerika Latin.

"Performa mereka sempat naik turun. Tetapi, edisi terakhir Piala Dunia 2022 membuktikan mereka tim sepak bola yang bisa bersaing di level dunia," tegasnya optimis.

Maroko sendiri memang memiliki rekam jejak yang mengagumkan di panggung dunia.

Sejak debutnya pada edisi 1970 di Meksiko, Singa Atlas perlahan menjelma menjadi kekuatan yang disegani.

Pada Piala Dunia 1986 yang juga digelar di Meksiko, Maroko mencatatkan sejarah emas sebagai tim Afrika pertama yang mampu lolos ke babak 16 besar.

Meskipun sempat mengalami pasang surut dan terhenti di fase grup pada edisi 1994 (Amerika Serikat), 1998 (Prancis), dan 2018 (Rusia), momentum kebangkitan total mereka pecah pada Piala Dunia 2022 di Qatar.

Di sana, Achraf Hakimi dkk tampil fenomenal dengan menyabet gelar peringkat keempat dunia, sekaligus menobatkan diri sebagai tim Afrika dan Arab pertama yang sukses menembus babak semifinal Piala Dunia.

"Tetapi kalau murni bicara materi pemain, saya melihat Perancis bisa saja menjadi juara dunia," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....