Arema FC Lolos Lisensi Klub 2026, GM Inal Tegaskan Lima Aspek Profesionalisme
- 14 Mei 2026 14:32 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Arema FC resmi dinyatakan lolos dalam proses lisensi klub (club licensing) tahun 2026 dengan status "Lolos Bersyarat" (Granted with Sanction), yakni lolos dengan sejumlah catatan perbaikan yang wajib ditindaklanjuti sebelum siklus penilaian berikutnya.
Lisensi klub merupakan mekanisme evaluasi tahunan yang diselenggarakan PSSI dan AFC untuk memastikan klub profesional memenuhi standar operasional di bidang olahraga, infrastruktur, administrasi, hukum, dan keuangan, sebagai syarat untuk berkompetisi di Liga 1 maupun turnamen Asia.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut hasil ini dan menegaskan bahwa pemenuhan lisensi merupakan cerminan profesionalisme klub berjuluk Singo Edan itu.
Catatan di Aspek Kepelatihan
Meski dinyatakan lolos, Yusrinal mengakui adanya catatan yang perlu segera disesuaikan oleh manajemen, khususnya pada kriteria kualifikasi pelatih kiper dan pelatih fisik yang belum sepenuhnya memenuhi standar terbaru yang ditetapkan federasi.
"Kami menerima hasil ini dengan rasa syukur. Memang ada catatan terkait lisensi kepelatihan kiper dan pelatih fisik yang butuh penyesuaian kriteria. Harapannya, pada siklus lisensi klub berikutnya, poin ini sudah terpenuhi sesuai regulasi," ungkap Inal, sapaannya, Kamis (14/5/2026).
Lima Aspek Penilaian Lisensi Klub
Keberhasilan Arema FC mempertahankan status lisensi ini didasarkan pada penilaian objektif terhadap lima aspek yang ditetapkan PSSI dan AFC, yaitu:
- Olahraga (Sporting) — pembinaan usia muda dan pengembangan prestasi
- Infrastruktur (Infrastructure) — fasilitas stadion dan lapangan latihan
- Personel dan Administrasi (Personnel & Administrative) — kualifikasi SDM dan tata kelola manajemen
- Hukum (Legal) — aspek legalitas dan kepatuhan regulasi entitas klub
- Keuangan (Financial) — kesehatan fiskal dan laporan audit
Lisensi sebagai Fondasi Kultur Kerja
Bagi manajemen Arema FC, lisensi bukan sekadar syarat administratif tahunan, melainkan fondasi untuk membangun budaya kerja yang sehat di internal klub.
"Prinsipnya, hasil lisensi ini menjadi dasar kami melangkah. Ini adalah wajah profesionalisme Arema FC. Kami tidak hanya ingin mempertahankan status ini, tetapi terus meningkatkannya hingga menjadi kultur pengelolaan di dalam klub," kata Yusrinal.
Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga kepatuhan terhadap seluruh regulasi yang berlaku.
"Dengan terpenuhinya aspek hukum dan regulasi, Arema FC berkomitmen untuk terus bertransformasi menjadi klub yang modern dan transparan," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....