Manajemen Arema FC Minta Maaf dan Desak Koreksi Total usai Aksi Protes
- 04 Mei 2026 19:56 WIB
- Malang
Poin Utama
- Manajemen menyatakan tidak menoleransi hasil buruk dan menegaskan bahwa kemenangan di lapangan merupakan jawaban terbaik atas kritik pendukung.
- Manajemen Arema FC menyampaikan permohonan maaf kepada warga Malang Raya atas kemacetan yang timbul akibat aksi protes Aremania di depan kantor klub pada Minggu (3/5).
- General Manager Yusrinal Fitriandi memberi peringatan keras kepada pelatih dan pemain untuk melakukan koreksi total serta mewajibkan kemenangan di seluruh laga sisa meskipun tim sudah aman dari degradasi.
RRI.CO.ID, Malang – Manajemen Arema FC merespons aksi protes yang dilakukan Aremania di depan kantor klub, Minggu (3/5/2026). Aksi tersebut mengakibatkan kemacetan di sekitar Jalan Mayjend Panjaitan Nomor 42, Kota Malang.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Malang Raya atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Ia juga memberikan peringatan keras kepada jajaran tim.
“Kami sampaikan permohonan maaf kepada warga dan pengguna jalan di sekitar kantor klub yang terganggu akibat aksi massa,” ujar Yusrinal yang akrab disapa Inal.
Manajemen menyatakan menghargai aspirasi Aremania sebagai bentuk kecintaan terhadap klub. Namun, pendukung diminta tetap menjaga kondusivitas tanpa tindakan destruktif.
Inal menegaskan bahwa meskipun Arema FC sudah aman dari zona degradasi, manajemen tidak menoleransi hasil buruk yang telah terjadi. Pelatih dan pemain diminta melakukan koreksi total.
“Kami minta pelatih dan pemain melakukan koreksi total dan wajib mengincar kemenangan di seluruh laga sisa, baik kandang maupun tandang,” tegasnya.
Manajemen mengaku merasakan kekecewaan yang sama dengan pendukung. Tidak ada alasan untuk bersantai meskipun tim telah lolos dari ancaman degradasi. Jawaban terbaik atas kritik Aremania adalah kemenangan di lapangan.
Manajemen memastikan komitmen untuk membangkitkan performa tim demi menjaga martabat klub di sisa kompetisi. Klub berharap aksi protes ke depan dapat disalurkan dengan cara yang lebih tertib tanpa mengganggu ketertiban umum.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....