Ziarah Makam Bung Karno, Khofifah Tekankan Pembangunan Jatim Harus Berkelanjutan

  • 05 Okt 2026 21:17 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Menjelang Hari Jadi ke-81 Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berziarah ke Makam Proklamator RI Ir Sukarno atau Bung Karno di Kota Blitar pada Senin (5/10/2026).

Ziarah ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengenang para tokoh yang telah memberikan jasa dan kontribusi dalam perjalanan bangsa maupun Jawa Timur.

Khofifah tiba di kawasan Makam Bung Karno dan didampingi sejumlah pejabat Pemprov Jawa Timur, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin dan Wakil Bupati Blitar Beky Herdianasah.

Bagi Khofifah, mengenang para pendahulu tidak cukup hanya dengan datang dan mendoakan di makam. Semangat serta nilai perjuangan yang telah ditanamkan para tokoh tersebut juga perlu diteruskan melalui kerja dan pengabdian kepada masyarakat.

Ziarah ke Makam Bung Karno juga menjadi bagian dari tradisi yang dilakukan Pemprov Jatim setiap menjelang Hari Jadi Jawa Timur.

Khofifah mengatakan, rangkaian ziarah tidak hanya dilakukan ke makam Bung Karno. Pemprov Jatim juga menziarahi makam para gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur yang telah wafat.

Di antaranya Gubernur pertama Jawa Timur, Suryo, serta Gubernur Jawa Timur Muhammad Nur.

"Hari ini, saya ziarah ke Makam Proklamator RI Bung Karno, sedang Pak Wagub ziarah ke Makam Gubernur Muhammad Nur. Insyaallah besok pagi, saya akan melanjutkan ziarah ke makam Gubernur Suryo," kata Khofifah.

Menurut Khofifah, para pemimpin Jawa Timur terdahulu telah meletakkan berbagai dasar pembangunan yang kemudian dilanjutkan oleh generasi berikutnya.

Karena itu, momentum Hari Jadi Jawa Timur menjadi pengingat agar setiap capaian yang telah dibangun tidak berhenti pada satu periode kepemimpinan, tetapi terus dilanjutkan dan dikembangkan.

Hal tersebut sejalan dengan tema Hari Jadi ke-81 Jawa Timur tahun ini, yakni "Jawa Timur Maju, Unggul, Berkelanjutan".

Khofifah menekankan, keberlanjutan menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan yang sudah dilakukan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

"Keberlanjutan itu penting, karena capaian yang sudah ada jangan berhenti. Harus terus dikembangkan dan diperluas sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat," ujarnya.

Usai berziarah, Khofifah juga menyerahkan santunan kepada anak yatim serta bantuan sembako kepada masyarakat. Sebanyak 500 paket sembako diberikan kepada paguyuban pedagang di kawasan Makam Bung Karno.

Sementara itu, rangkaian ziarah ke makam para gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur ditargetkan selesai sebelum 12 Oktober 2026.

Khofifah mengatakan, makam para pemimpin Jawa Timur terdahulu tersebar di sejumlah daerah, termasuk di luar Jawa Timur. Karena itu, Pemprov Jatim membagi tim untuk memastikan seluruh rangkaian ziarah dapat dilakukan.

Melalui rangkaian tersebut, Hari Jadi Jawa Timur tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan sejarah, tetapi juga mengingatkan generasi saat ini untuk meneruskan perjuangan dan pengabdian para pendahulu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....