Karhutla Gunung Kawi Belum Sepenuhnya Padam, Titik Api Masih Terpantau di Pitrang
- 28 Sep 2026 15:05 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Tim gabungan masih melakukan pemantauan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Kawi, Kabupaten Malang. Hingga Minggu (27/9/2026) malam, satu titik api masih terpantau di kawasan Puncak Pitrang, sementara sejumlah lokasi lain dilaporkan telah padam.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan hasil pemantauan dari beberapa pos pantau menunjukkan kondisi karhutla mulai terkendali, meski upaya pemadaman dan pengawasan tetap dilakukan secara intensif.
"Dari hasil pemantauan lapangan, sebagian besar titik kebakaran sudah padam. Namun, masih terdapat titik api di kawasan Puncak Pitrang yang terus dipantau oleh tim gabungan," ujar Sadono, Senin (28/9/2026).
Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Malang, tim dari Pos Pantau Merkusi Precet di Desa Sumbersuko menemukan kepulan asap bekas batang pohon terbakar di Blok Komber. Lokasi tersebut berada pada koordinat 7.934925 LS dan 112.477524 BT. Meski masih mengeluarkan asap, kondisi api dilaporkan tidak meluas dan telah padam.
Sementara itu, tim Pos Pantau via Kraton Gunung Kawi menemukan titik api di kawasan Puncak Pitrang, tepatnya di Blok Waruan, jalur Jurang Jalu Mampang. Hingga pukul 21.00 WIB, api masih terlihat di lokasi tersebut sehingga menjadi fokus pemantauan lanjutan.
Di sisi lain, hasil pemantauan dari Pos Lapang Selorejo, Kecamatan Dau, menunjukkan kebakaran di kawasan Bukit Jabal yang masuk wilayah Kecamatan Dau telah padam dan tidak ditemukan tanda-tanda api menyala.
Sadono menambahkan, pemantauan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan tidak terjadi perluasan kebakaran, terutama di kawasan yang masih memiliki bara maupun titik api aktif.
"Kami tetap melakukan pengawasan bersama unsur Perhutani, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat peduli api untuk mengantisipasi munculnya titik api baru," katanya.
BPBD Kabupaten Malang bersama tim gabungan juga telah menyiapkan langkah lanjutan pada Senin (28/9/2026) dengan membentuk tim darat yang akan melakukan pembuatan ilaran atau sekat bakar di jalur Pitrang-Waruan dan Jurang Jalu Mampang.
Sebanyak 50 personel lebih dari unsur masyarakat, Perhutani, relawan, serta instansi terkait akan diterjunkan untuk memperkuat upaya pencegahan meluasnya kebakaran di kawasan Gunung Kawi.
Dalam penanganan karhutla tersebut, BPBD Kabupaten Malang berkolaborasi dengan BPBD Provinsi Jawa Timur, Perhutani, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, relawan, serta masyarakat peduli api yang tersebar di wilayah Wagir, Ngajum, Wonosari, dan Dau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....