1,16 Ton Sampah Diangkat dari Kali Tebu, Satgas Soroti Kebiasaan Buang Sampah

  • 13 Sep 2026 15:30 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Sebanyak 1,16 ton sampah berhasil diangkat dari Kali Tebu, Surabaya, hanya dalam waktu tiga jam. Jumlah tersebut ditemukan dari bantaran hingga badan sungai dalam aksi Corve Kali Tebu yang melibatkan 60 peserta dari Satgas Sungai Lestari, pemerintah kelurahan, relawan, dan mahasiswa.

Pembersihan dilakukan di sejumlah segmen Kali Tebu, mulai kawasan Kapasmadya dan Simokerto hingga Tanah Kalikedinding dan Sidotopo Wetan.

Dari hasil penimbangan, sebanyak 620 kilogram sampah ditemukan di bantaran sungai, sedangkan 540 kilogram lainnya diangkat dari badan sungai. Sampah yang terkumpul didominasi plastik sekali pakai, seperti kantong kresek, kemasan sachet, botol dan gelas plastik. Tim juga menemukan popok sekali pakai hingga batok kelapa muda.

Ketua Satgas Kali Tebu Lestari dari Kelurahan Sidotopo Wetan, Ayu Siswanti, mengatakan banyaknya sampah yang ditemukan menunjukkan masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai.

“Sampah hari ini sangat banyak dan bermacam-macam. Termasuk ada kelapa muda, sepertinya sisa buangan tadi malam. Perlu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke Kali Tebu,” ujar Ayu, Sabtu, 12 September 2026..

Menurut Ayu, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, aktivitas pembuangan sampah diduga masih terjadi pada sore hingga malam hari. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena sebagian rumah warga sebenarnya telah memiliki tempat sampah.

“Menurut beberapa saksi, sampah dibuang pada sore atau malam hari. Belum tahu apakah masyarakat yang tinggal di sepanjang Kali Tebu atau orang dari jauh. Aneh juga, sudah ada tempat sampah di depan rumah tetapi masih membuang sampah di sungai,” katanya.

Timbulan sampah di bantaran juga berpotensi memperburuk kondisi sungai saat hujan. Sampah yang tidak segera dikelola dapat terbawa masuk ke aliran sungai, menambah tumpukan dan berpotensi terbawa menuju kawasan hilir.

Persoalan tersebut mendorong munculnya gagasan agar kegiatan pembersihan sungai tidak hanya mengandalkan tenaga manusia. Salah satu warga Kelurahan Tanah Kalikedinding, Sugeng Mulyono, mengusulkan pemanfaatan teknologi berupa kapal dengan sistem belt conveyor untuk mengangkut sampah dari permukaan sungai.

“Sekarang zamannya teknologi. Saya punya inovasi untuk meringankan kegiatan Satgas Kali Tebu, yaitu membuat mesin perahu yang ada conveyor berjalan untuk membawa sampah dari permukaan sungai ke daratan,” jelas Sugeng.

Menurutnya, teknologi tersebut memungkinkan dibuat secara mandiri dengan biaya yang relatif terjangkau dibandingkan membeli perangkat serupa.

“Tentunya kita bisa bikin sendiri, jadi tidak mahal. Kalau membeli mungkin mahal,” tambahnya.

Aksi Corve Kali Tebu menjadi bagian dari upaya kolaboratif untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi sungai. Namun, pengangkatan 1,16 ton sampah dalam satu kali kegiatan sekaligus menunjukkan bahwa persoalan Kali Tebu tidak cukup diselesaikan dengan kegiatan bersih-bersih secara berkala.

Satgas Kali Tebu Lestari berencana melanjutkan upaya tersebut melalui edukasi door to door kepada masyarakat. Warga akan diajak memilah sampah sejak dari sumber serta menghentikan kebiasaan membuang sampah ke sungai.

Selain edukasi, Satgas juga merencanakan pembangunan taman di sepanjang bantaran Kali Tebu. Kawasan tersebut diharapkan menjadi ruang yang lebih hijau, terawat dan dapat dimanfaatkan masyarakat.

Upaya tersebut diharapkan tidak berhenti pada pengangkatan sampah, tetapi berlanjut pada perubahan perilaku masyarakat. Pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, pemilahan sampah dari rumah, serta pengelolaan sampah yang benar menjadi bagian penting untuk mencegah sampah kembali menumpuk di Kali Tebu.

Aksi ditutup dengan kampanye “Wani Cegah Polusi, Wujudkan Sungai Lestari!” sebagai ajakan kepada masyarakat untuk menjadikan kebersihan sungai sebagai tanggung jawab bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....