Wali Kota Blitar Pastikan SOP Program MBG Dijalankan, Warga Tak Perlu Khawatir
- 11 Sep 2026 12:15 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Blitar berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Hal ini disampaikan setelah pihaknya melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh proses pelaksanaan MBG, mulai dari pengolahan hingga pendistribusian makanan ke sekolah, telah memenuhi standar yang ditetapkan.
Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mengatakan, dari hasil pengecekan di dua SPPG, proses pengolahan makanan telah berjalan sesuai SOP. Pihaknya juga memastikan makanan yang dihasilkan memenuhi aspek kebersihan dan kelayakan sebelum dikonsumsi para siswa.
"Kami memastikan SOP dijalankan, proses-proses yang dilakukan SPPG mematuhi SOP dan standar. Kemudian memastikan bahwa makanan yang dihasilkan higienis dan bagus, sehingga dalam pelaksanaannya anak-anak tidak mengalami kendala," ujarnya, Jumat (11/9/2026).
Menurutnya, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah rentang waktu antara makanan selesai dimasak, didistribusikan ke sekolah hingga dikonsumsi siswa. Karena itu, koordinasi antara SPPG dengan pihak sekolah dinilai penting agar makanan yang telah selesai dimasak dapat segera didistribusikan dan dikonsumsi.
"Antara masak dan pendistribusiannya juga tidak terlalu jauh. Koordinasi bersama sekolah juga bagus. Ketika sudah matang langsung distribusi, koordinasi dengan sekolah, dan di sekolah langsung dimakan siswa. Jadi antara jarak masak dan makan siswa tidak terlalu panjang," jelasnya.
Pria yang akrab disapa Mas Ibbin ini menilai, koordinasi antara dapur SPPG dan sekolah perlu terus dimaksimalkan. Terutama dalam mengatur waktu makanan tiba di sekolah dan waktu makanan dikonsumsi siswa, sehingga tidak terjadi keterlambatan.
Selain itu, seluruh pengelola SPPG diminta lebih berhati-hati dalam memilih bahan makanan serta menjaga kualitasnya selama proses pengolahan. Pemeriksaan bahan makanan juga harus dilakukan secara teliti untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
"Semua SPPG kami minta berhati-hati dalam memilih bahan, menjaga kualitas dan kemudian menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Harus lebih teliti dan kehati-hatian," katanya.
Mas Ibbin menegaskan, selama SOP dijalankan secara konsisten dan setiap tahapan dilakukan dengan teliti, masyarakat tidak perlu berlebihan mengkhawatirkan pelaksanaan program MBG.
"Kalau SOP dijalankan, tidak perlu khawatir. Standarnya di atas warung dan rumah makan," tegasnya.
Meski demikian, Pemkot Blitar bersama seluruh unsur Forkopimda tetap menyiapkan langkah penanganan apabila terjadi situasi kegawatdaruratan dalam pelaksanaan program MBG.
"Pemerintah dan seluruh pihak, Forkopimda sangat perhatian. Kalau ada situasi kegawatdaruratan, kami siap 24 jam untuk menangani," ujarnya.
Wali Kota berharap program MBG dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi para siswa, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan gizi mereka.
"Intinya kami lihat prosesnya sudah sesuai dengan standar dan menunya bagus-bagus. Sehingga program ini benar-benar bermanfaat bagi seluruh siswa yang mendapatkan. Mudah-mudahan bermanfaat. Kami mohon program ini terus untuk membantu masyarakat, terutama siswa dalam memenuhi gizinya," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....